Biang Kerok Kecelakaan Maut Tol Cipularang: Truk 'Kegemukan'

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
04 September 2019 12:37
Kemenhub punya catatan tersendiri terkait kecelakaan maut di Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang KM 91+400, Plered, Purwakarta, Jabar, Senin (2/9/2019).
Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) punya catatan tersendiri terkait kecelakaan maut di Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang KM 91+400, Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Senin (2/9/2019).

Over Dimension dan Over Loading (ODOL) atau yang kerap disebut dengan 'kegemukan' adalah biang keroknya. Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi, menegaskan, dua dump truck pabrikan Hino yang terlibat dalam kecelakaan sama-sama masuk kategori ODOL.

"Kelebihan logistiknya 300% dari muatannya. Dua-duanya satu perusahaan. Sama ngangkutnya. Kemudian kalau dimensinya, dump truck itu pasti yang kita lihat lebih 70 cm baknya," kata Budi Setiyadi ketika ditemui di sela acara Indonesia Electric Motor Show di Balai Kartini, Rabu (4/9/2019).


Dia mengaku telah berkomunikasi dengan teknisi dari Hino. Dikatakan, persoalan ODOL ersebut kemudian berdampak pada penurunan kemampuan rem.

"Kalau mobil Hino, dinaiki dengan muatan seperti itu memang alat kerja remnya itu enggak maksimal, panas. Suatu saat itu bisa los, enggak terkendali. Atau kemudian bisa juga tapi dipaksakan, misalnya dia ngerem di sini berhentinya beberapa meter di depan," imbuhnya.

Persoalan rem ini juga terungkap melalui keterangan sopir. Budi bilang, para sopir kedua truk yang terlibat tersebut sempat berkomunikasi melalui telepon mengenai keluhan rem.
Pada Senin (2/9/2019), kecelakaan maut terjadi di Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang KM 91+400, Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Sebanyak 20 kendaraan terlibat dalam tabrakan beruntun hingga menewaskan delapan orang.

Kepolisian Daerah Jawa Barat mengonfirmasi sopir dump truck yang diduga menyebabkan kecelakaan maut di Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang KM 91+400, Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Senin (2/9/2019), telah meninggal dunia.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Komisaris Besar Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan sopir dengan inisial DH itu tewas di tempat kejadian perkara (TKP). "Termasuk ke dalam delapan korban yang meninggal dunia," ujarnya di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (3/9/2019), seperti dilansir detik.com.

Kemudian, menurut Trunoyudo, sopir truk di belakang dump truck yang dikemudikan pengemudi berinisial S sedang berada dalam proses perawatan. Polisi akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap sopir tersebut.

"Korban (DH) memang kemarin tidak ada di TKP karena sudah dievakuasi. Setelah dilakukan identifikasi ternyata orangnya meninggal. Sementara itu, S kemarin sudah dievakuasi. Ketika diidentifikasi, orangnya ada dan dalam proses pemeriksaan di Polres Purwakarta," kata Trunoyudho.

[Gambas:Video CNBC]




(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading