Investasi Tumbuh, Sri Mulyani: Banyak Tamu Datang ke RI

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
31 July 2019 09:36
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indarwati menilai kenaikan investasi pada semester I-2019 sebesar 9,4% sudah bisa diprediksi.
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indarwati menilai kenaikan investasi pada semester I-2019 sebesar 9,4% sudah bisa diprediksi. Hal ini dikarenakan investor sudah lebih dahulu mengambil posisi untuk mengantisipasi hasil Pemilu Presiden 2019 dan arah kebijakan pemerintah ke depan.

Selain itu, Sri Mulyani menilai dengan pencapaian kenaikan investasi di paruh pertama menambah sisi menarik berinvestasi di Indonesia. Saat ini saja, katanya, sudah banyak tamu dari luar negeri yang berencana menanamkan modal di Indonesia.

"Dengan ekonomi stabil dan kebijakan yang baik, serta koordinasi makro dan mikro, fiskal dan sektor keuangan harmonis dan satu arah maka dampaknya [tingkat] confident yang bagus. Makanya banyak tamu datang ke Indonesia," ujar Sri Mulyani di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Selasa (30/7/2019).



Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mencontohkan, tamu yang baru-baru ini hadir di antaranya Putra Mahkota Abu Dhabi dan belum lama ini adalah CEO Softbank yang berencana menyuntikkan dana ke Indonesia melalui perusahaan rintisan (startup) Grab.

"Kemarin Presiden bertemu dengan CEO Softbank dan mau melakukan investasi dan Indonesia punya unicorn dan potensi startup yang besar," jelasnya.

Selain itu, dia pun berharap bahwa pertumbuhan investasi ini bisa berlanjut hingga akhir tahun. Ia pun sangat optimistis dengan kebijakan fiskal yang telah di tempuh sehingga investasi di semester II-2019 akan lebih baik.

"Kita harapkan FDI [foreign direct investment] dan PMA [penanaman modal asing] akan tumbuh, kemarin sempat kontraksi karena ketidakpastian di seluruh emerging country, sekarang terjadi pengembalian," tegasnya.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada Selasa kemarin merilis angka realisasi investasi untuk periode kuartal II-2019. Dalam 3 bulan kedua tahun ini, realisasi penanaman modal asing (PMA) atau FDI dalam denominasi rupiah tercatat tumbuh sebesar 9,61% secara tahunan (year-on-year/YoY), menandai pertumbuhan pertama dalam lima kuartal.

Pada 3 bulan kedua tahun ini, realisasi PMA tercatat senilai Rp 104,9 triliun. Adapun 
realisasi investasi dari Januari 2019-Juni 2019 totalnya mencapai Rp 395,6 triliun atau naik 9,4% (yoy).

Simak kinerja investasi di semester I-2019.

[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Soal Investasi ke RI: Singapura Juara 1 & China Urutan 3


(tas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading