Besok, Mendag Penuhi Panggilan KPK Sebagai Saksi Bowo Sidik

News - Redaksi, CNBC Indonesia
17 July 2019 13:06
Besok, Mendag Penuhi Panggilan KPK Sebagai Saksi Bowo Sidik
Jakarta, CNBC Indonesia - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita akan memenuhi panggilan lembaga anti-rasywah pada Kamis (18/7/2019). Enggartiasto akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap yang melibatkan mantan Anggota Komisi VI DPR Bowo Sidik Pangarso.

"Mengacu pada surat yang pernah disampaikan ke KPK, yang bersangkutan menyampaikan kesediaan hadir Kamis, 18 Juli 2019," kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK Febri Diansyah kepada wartawan di Jakarta, Rabu (17/7/2019), seperti dikutip detik.com.

Mulanya, Enggartiasto akan dipanggil sebagai saksi dalam kasus itu pada Selasa (2/7/2019). Namun, saat itu, politikus Partai Nasional Demokrat itu tak hadir hingga pemeriksaan dijadwalkan ulang.


Kemudian pada Selasa (8/7/2019), Enggartiasto kembali tak hadir. KPK pun menjadwalkan ulang pemeriksaan sesuai surat yang disampaikan Menteri Perdagangan pada Kamis (18/7/2019).



Dalam perkara ini, Bowo ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi. Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Golkar ini diduga menerima duit dari Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) Asty Winasti lewat Indung. Asty dan Indung juga sudah ditetapkan KPK sebagai tersangka.

KPK menduga Bowo menerima suap sekitar Rp 1,6 miliar dari Asty. Uang itu diduga diberikan agar Bowo membantu PT HTK mendapat perjanjian penggunaan kapal-kapalnya untuk distribusi pupuk dari PT Pupuk Indonesia Logistik.

Selain menerima suap, Bowo diduga menerima gratifikasi sekitar Rp 6,5 miliar. Terkait dugaan gratifikasi ini, KPK juga pernah menggeledah ruang kerja Enggartiasto dan menyita sejumlah dokumen dari sana, termasuk dokumen terkait permendag tentang gula rafinasi.

[Gambas:Video CNBC] (miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading