Ini Top 10 Impor RI Semester I-2019, Ada Ampas Makanan!

News - Samuel Pablo, CNBC Indonesia
15 July 2019 14:38
Ini Top 10 Impor RI Semester I-2019, Ada Ampas Makanan!
Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Indonesia di bulan Juni 2019 mengalami surplus US$ 196 juta. Surplus dicapai berkat ekspor mencapai US$ 11,78 miliar dan impor sebesar US$ 11,58 miliar.

Kendati demikian, sepanjang semester I-2019 Indonesia masih mencatatkan defisit perdagangan sebesar US$ 1,93 miliar, dengan nilai impor mencapai US$ 82,26 miliar melebihi ekspor yang 'hanya' sebesar US$ 80,32 miliar.




Berikut 10 komoditas utama yang diimpor RI sepanjang Januari-Juni tahun ini:

1. Mesin-mesin/pesawat mekanik (kode HS 84) senilai US$ 12,59 miliar
2. Mesin/peralatan listrik (HS 85) senilai US$ 9,17 miliar
3. Besi dan baja (HS 72) senilai US$ 4,88 miliar
4. Plastik dan barang dari plastik (HS 39) senilai US$ 4,26 miliar
5. Kendaraan dan bagiannya (HS 87) senilai US$ 3,52 miliar
6. Bahan kimia organik (HS 29) senilai US$ 2,97 miliar
7. Serealia (HS 10) senilai US$ 1,77 miliar
8. Benda-benda dari besi dan baja (HS 73) senilai US$ 1,64 miliar
9. Berbagai produk kimia (HS 38) senilai US$ 1,30 miliar
10. Ampas/sisa industri makanan (HS 23) senilai 1,28 miliar

Jika diperhatikan, bahan baku/penolong masih mendominasi impor RI sepanjang paruh pertama tahun ini dengan kontribusi mencapai 74,98%. Adapun barang modal menyumbang 16% dan barang konsumsi hanya berkontribusi 9,02% dari total impor.

China masih menjadi negara asal impor utama RI sepanjang tahun ini, dengan nilai impor dari Negeri Tirai Bambu mencapai US$ 20,63 miliar, diikuti Jepang senilai US$ 7,66 miliar dan Thailand US$ 4,62 miliar.

Sementara itu, nilai impor dari kesembilan negara anggota ASEAN mencapai US$ 13,88 miliar dan impor dari Uni Eropa mencapai US$ 5,85 miliar.

(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading