Hingga Pekan Pertama, BI Ramal Inflasi Juli 2019 Cuma 0,12%

News - Lidya Julita S, CNBC Indonesia
05 July 2019 14:13
Bank Indonesia (BI) memproyeksi inflasi bulan ini akan lebih rendah dari bulan lalu
Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) memproyeksi inflasi bulan ini akan lebih rendah dari bulan lalu. Inflasi Juli diramal hanya 0,12% (bulanan) dan 3,12% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YOY).

Hal ini disampaikan oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo saat ditemui di Kawasan BI, Jakarta, Jumat (5/7/2019).

"Ini jauh lebih rendah dari inflasi dua bulan sebelumnya Mei dan Juni. Karena Mei dan Juni sesuai pola musimannya dan berkaitan hari Ramadan idul fitri dan alhamdulillah Juli ini inflasi 0,12% dan 3,12%," ujar Perry.


Perry menjelaskan, bulan Juli lebih rendah karena harga-harga mulai turun. Pasalnya, musim libur lebaran dan Ramadan telah berlalu.

"Banyak komoditas yang mengalami penurunan, baik yang terkait bahan makanan seperti daging ayam ras kemudian bawang merah, bawang putih yang bulan-bulan sebelumnya terjadi inflasi, bulan ini terjadi deflasi," jelasnya.

Selain itu, tarif angkutan antar kota yang beberapa bulan terakhir mendorong inflasi sudah mulai turun.

"Dan juga tarif angkutan antarkota juga terjadi deflasi 0,08%. Jadi ini inflasi kembali kepada polanya dan rendah dan terkendali," kata dia.

Dengan kondisi ini, ia tetap yakin bahwa inflasi hingga akhir tahun masih akan terkendali sesuai dengan proyeksi awal yakni 3,5% plus minus 1%.

"Ini mengkonfirmasi perkiraan kami bahwa inflasi akhir tahun ini insya Allah akan lebih rendah dari titik tengah sasaran 3,5%."




(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading