Hary Tanoe, Trump, dan Properti Mewah Seharga Rp 193 Miliar

News - Yanurisa Ananta, CNBC Indonesia
17 June 2019 10:52
Hary Tanoe, Trump, dan Properti Mewah Seharga Rp 193 Miliar
Los Angeles, CNBC Indonesia - Kedekatan antara pengusaha asal Indonesia Hary Tanoesoedibjo dan Presiden AS Donald Trump sudah tidak diragukan lagi. Kedekatan itu tampak nyata, tidak hanya dari sisi bisnis semata.

Diketahui, pemilik MNC Media itu pernah bermitra dengan Trump untuk mengembangkan resor di Bali. Keduanya juga berkongsi mengakuisisi lahan di Lido, Sukabumi, seluas 1.000 hektare untuk menggarap berbagai proyek properti. Proyek itu dinilai akan memilki valuasi lebih dari US$ 500 juta.

Hary Tanoe dan Trump juga terlihat akrab pada 21 Januari 2017 lalu. Saat itu, Hary Tanoe menghadiri acara inaugurasi Trump sebagai presiden AS. Trump terpilih usai mengalahkan Hillary Rodham Clinton.


Hary Tanoe, Trump, dan Properti Mewah Seharga Rp 193 MiliarFoto: Dok The Washington Post



Baru-baru ini, kabar kedekatan kedua persona itu terwujud dalam jual beli sebuah properti. The Washington Post, Kamis lalu, melaporkan bahwa Hary Tanoe membeli properti berupa mansion di Beverly Hills, California, Los Angeles, milik perusahaan keluarga Donald Trump.

Properti mewah tersebut dijual dengan harga US$ 13,5 juta atau setara dengan Rp 193,32 miliar dengan asumsi kurs Rp 14.320 per US$. Harga jual itu hampir dua kali lipat dari harga pembeliannya pada 2007 seharga US$ 7 juta.

Berdasarkan akta yang terdaftar di L.A. County pada 31 Mei menunjukan putra pertama Trump, Donald Trump Jr., menandatangani properti itu ke Hillcrest Asia Ltd., sebuah perusahaan yang terdaftar di Kepulauan Virgin Britania Raya.

"Alamat pembeli yang tercantum dalam akta tersebut adalah kondominium Beverly Hills yang dimiliki oleh perusahaan milik Hary Tanoesoedibjo, konglomerat media yang juga mencalonkan diri sebagai wakil presiden Indonesia pada 2014," tulis laporan The Washington Post.



Hal itu juga dibenarkan oleh seorang petugas yang enggan menyebut identitasnya, bahwa pengusaha Hary Tanoesoedibjo membeli properti tersebut. Hanya saja belum memberikan pernyataan secara resmi.

Semenjak dilantik menjadi presiden, Donald Trump beserta keluarga sudah jarang menempati properti tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

"Karena itu sangat masuk akal untuk menjual," kata Eric Trump, seperti diberitakan situs Real Deal Los Angeles.

[Gambas:Video CNBC] (miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading