75 Kapal Pesiar Merapat di Bali, Pelabuhan Benoa Diperluas

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
14 June 2019 - 14:03
75 Kapal Pesiar Merapat di Bali, Pelabuhan Benoa Diperluas Foto: Pelabuhan Benoa Perluas Terminal Penumpang Kapal Pesiar (CNBC Indonesia/Muhammad Choirul Anwar)
Jakarta, CNBC Indonesia - Pelabuhan Benoa, Bali, meningkatkan kapasitas terminal penumpang kapal pesiar. Target perluasan itu akan rampung tahun ini.

CEO Regional Bali Nusra Pelindo III, Wayan Eka Saputra, menjelaskan, kapasitas gedung terminal penumpang semula hanya berkapasitas 900 orang. Perluasan kapasitas akan diperbesar hingga menampung 3.500 orang dalam bangunan seluas 5.600 meter persegi.



"Pembangunan gedung terminal penumpang kapal pesiar di Benoa akan selesai semester dua tahun 2019. Awal Juni ini, progres pembangunan fisik bangunan telah mencapai 79,12%," kata Wayan Eka Saputra melalui keterangan tertulis, dikutip CNBC Indonesia, Jumat (14/6/2019).

Peningkatan kapasitas ini tidak lepas dari pertumbuhan minat wisatawan yang berpesiar ke Bali. Ia menyebut kunjungan penumpang kapal pesiar di Pelabuhan Benoa pada 2018 tercatat 54.802 orang wisatawan mancanegara. Jumlah itu naik 5% dibanding tahun 2017 sebanyak 52.125 orang.

Hingga Mei 2019, tercatat jumlah kapal pesiar yang merapat di Pelabuhan Benoa sebanyak 26 unit dengan penumpang sebanyak 24.418 orang wisatawan mancanegara.

"Target kapal pesiar di tahun 2019 ini sendiri sebanyak 75 unit kapal pesiar," tandas Wayan Eka Saputra.
Dengan adanya perluasan kapasitas, nantinya pelabuhan benoa bisa menjadi home port cruise. Sehingga, kapal pesiar yang berlabuh tidak hanya transit sejenak.




"Dengan menjadi home port cruise tersebut tentunya akan berdampak positif bagi perekonomian di Bali karena ini memiliki multiplier effect cukup besar untuk masyarakat Bali. Saat kapal pesiar bersandar di pelabuhan, maka tentunya bisa menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya," katanya.
(hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading