Mohon Maaf! Tol Trans Jawa 'Tak Berdaya' Diterjang Arus Balik

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
10 June 2019 - 07:50
Mohon Maaf! Tol Trans Jawa 'Tak Berdaya' Diterjang Arus Balik Foto: Tol Cikampek Utama ramai lancar (CNBC Indonesia/Lidya J Sembiring)
Jakarta, CNBC Indonesia - Suasana ramai lancar di Tol Trans Jawa yang tersaji selama arus mudik Lebaran 2019 tak terulang pada momentum arus balik. Sejak tiga hari terakhir, kepadatan terjadi di sejumlah ruas yang menuju arah Jakarta.

Berdasarkan pengamatan CNBC Indonesia, Minggu (9/6/2019), macet parah terjadi pada ruas tol yang berada di kawasan Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah ke arah barat. Adapun ruas yang berada di wilayah Jawa Timur terpantau ramai lancar baik ke arah barat maupun timur.

Ardhika K Huda menjadi salah satu warga yang terjebak macet. Dia mengaku, kendaraannya nyaris tak bergerak selama beberapa waktu ketika memasuki Tol Cikopo-Palimanan (Cipali). Padahal, sistem one way sudah diberlakukan.


"6 lajur, macet parah dari KM 93. Mulai macet dari jam 20.00 WIB [semalam]," ujarnya ketika berbincang dengan CNBC Indonesia, Senin (10/6/2019).


Ia mengaku, dari KM 93 sampai KM 72 perlu waktu tempuh selama 4 jam. Mengetahui suasana tak kunjung membaik, Ardhika bersama keluarganya akhirnya memutuskan menyerah melintasi tol. Dia pun keluar diĀ Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama untuk melanjutkan perjalanan ke Jakarta melalui jalan nasional non-tol.

"Setelah Masku kontak-kontak temannya yang kejebak macet duluan, akhirnya aku keluar tol, lewat jalan biasa," keluhnya, sambil menjelaskan bahwa jalur non-tol ke arah Jakarta lebih longgar, meskipun tetap tergolong padat.

Nasib serupa dialami warga lain, Maulandy Rizky yang memulai perjalanan beberapa saat sebelumnya.

"Saya sebenarnya mulai kejebak macet sejak Sabtu petang di Tol Semarang-Solo. Sempat keluar dulu buat makan dan istirahat, saya dan keluarga kemudian masuk lagi ke Tol Semarang-Solo via GT Bawen sekitar jam 9 malam," begitu pengakuan Maul, sapaan akrabnya.

Namun dia sedikit beruntung, jalanan yang tadinya macet panjang tiba-tiba terurai setelah pemberlakuan sistem one way.

Mohon Maaf! Tol Trans Jawa 'Tak Berdaya' Diterjang Arus BalikFoto: Tol menuju Cirebon (CNBC Indonesia/Yuni Astutik)

"Langsung lancar tol dari situ sampe Palimanan. Baru macet lagi tuh di Cipali, selepas GT Subang. Itu Minggu subuh. Macetnya dari situ sampe GT Cikampek Utama," tandasnya.

Dia menambahkan, baru bisa tiba di GT Cikampek Utama Minggu pagi jam 8. Dia kembali beruntung karena mendapat jatah lajur sebelah kanan.

"Saya yang ambil jalur di sisi kanan setelahnya lancar sampe Jakarta. Enggak kayak mobil-mobil di sisi jalur kiri. Mereka enggak gerak sampe Bekasi," bebernya.

Merespons kondisi ini, Corporate Communications Department Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Irra Susiyanti, menyampaikan permohonan maaf.

"Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Kami mohon pengguna jalan dapat bersabar di antrean dan tidak berhenti di bahu jalan yang merupakan salah satu faktor penyumbang kepadatan di lajur," kata Irra melalui keterangan resmi.

Sebenarnya, pihaknya telah melakukan berbagai upaya. Atas diskresi Kepolisian, pada pukul 22.30 WIB semalam, Jasa Marga juga kembali memberlakukan rekayasa lalu lintas one way Jalan Tol Jakarta-Cikampek dari Km 70 GT Cikampek Utama hingga Km 29 Jalan Tol Jakarta-Cikampek.



"Untuk mencairkan kepadatan lalu lintas dari arah Timur yang menuju Jakarta, rekayasa lalu lintas one way dioperasikan secara maksimal dari Km 414 GT Kalikangkung hingga Km 29 Jalan Tol Jakarta-Cikampek," tegasnya.

Menurut Irra, volume lalu lintas arah Jakarta, khususnya yang berasal dari Timur memang meningkat sangat signifikan. Peningkatan itu terjadi baik yang melalui GT Cikampek Utama maupun GT Kalihurip Utama meningkat.

"Salah satu faktornya adalah bertumpunya seluruh pemudik kembali ke Jakarta dalam waktu tiga hari, sebelum aktivitas kembali normal di hari Senin," urainya.


(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading