Mau Diskon Ferry Merak-Bakauheni Saat Mudik? Ini Caranya

News - Muhammad Choirul Anwar & Fikri Muhammad, CNBC Indonesia
29 May 2019 16:12
Para pemudik yang akan menggunakan jasa ferry di lintasan Merak-Bakauheni diminta agar melakukan perjalanan di pagi dan siang hari.
Jakarta, CNBC Indonesia - Para pemudik yang akan menggunakan jasa ferry di lintasan Merak-Bakauheni diminta agar melakukan perjalanan di pagi dan siang hari. Tujuannya agar tidak mengalami kepadatan di siang hari.

Ketua Harian Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2019 Ahmad Yani mengatakan pemerintah mengantisipasi perjalanan yang masih jamak dilakukan penumpang pada malam hari. Selain itu, kebijakan diskon dan kenaikan tarif masing-masing 10% diharapkan mampu berdampak positif.

"Dalam rangka mengurai biar tidak numpuk pada malam hari. Harapannya peudik pulang pada siang hari karena orang takut saat tol belum jadi sampai Lampung malam hari," ujar Yani dalam keterangan pers di Lobby Gedung Karsa, Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (29/5/2019).


"Teman-teman di Lampung sudah siap, baik jajaran Kapolda Lampung, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait. Dari sisi keamanan sudah dipersiapkan. Karena kita tahu di Lampung, masih dicurigai ada tindak kejahatan di situ. Polda menyiapkan hampir setiap 5 km itu ada pos," lanjutnya.

Mau Diskon Ferry Merak-Bakauheni Saat Mudik? Ini CaranyaFoto: Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2019 (CNBC Indonesia/Fikri Muhammad)


PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) juga terus mengimbau kepada seluruh pengguna jasa ferry agar mengatur jadwal perjalanan dengan menyeberang di pagi dan siang hari. Tujuannya agar tidak mengalami kepadatan di malam hari, khususnya di lintasan Merak-Bakauheni.

Bagi pemudik kendaraan pribadi (golongan IVA) non-eksekutif yang menyeberang di siang hari selama puncak arus Lebaran 2019, akan mendapatkan diskon tarif sebesar 10 persen menjadi Rp 337.000,- (per kendaraan). Sebaliknya, bagi kendaraan yang menyeberang pada malam hari akan dikenakan kenaikan tarif sebesar 10 persen menjadi Rp 411.000,- (per kendaraan).

"Kami harapkan, dengan adanya penerapan diskon tarif ini dapat mendorong masyarakat untuk menyeberang di siang hari, sehingga dapat terhindar dari potensi antrean saat puncak arus mudik dan balik yang biasa terjadi pada malam hingga dini hari. Dengan menyeberang pada siang hari, pemudik tentu akan membayar tarif yang lebih murah," kata Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi, Rabu (29/5).



Penerapan diskon tarif tiket terpadu lintas Merak-Bakauheni pada kondisi puncak arus sesuai dengan arah kebijakan Kementerian Perhubungan, khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Darat yang diharapkan dapat lebih efektif untuk mengurai kemacetan di saat puncak arus mudik dan balik karena mendorong masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan di siang hari.

Adapun penerapan diferensiasi tarif yang diberikan kepada kendaraan golongan IV di Pelabuhan Merak pada tanggal 30 Mei 2019 (H-6) hingga 3 Juni 2019 (H-2), diskon tarif 10 persen berlaku pada siang hari (pk 08.01 WIB - 19.59 WIB). Sebaliknya, akan diterapkan kenaikan tarif sebesar 10 persen bagi pemudik yang menyeberang di malam hari (pk 20.00 WIB - 08.00 hari berikutnya).

Sementara, di Pelabuhan Bakauheni pada tanggal 7 Juni 2019 (H+1) hingga 10 Juni 2019 (H+4), diskon tarif 10 persen berlaku pada siang hari (pk. 08.01 WIB - 19.59 WIB). Sebaliknya, akan diterapkan kenaikan tarif sebesar 10 persen bagi pemudik yang menyeberang di malam hari (pk. 20.00 WIB - 08.00 WIB hari berikutnya).

"Dengan jadwal keberangkatan dan kepulangan yang diatur baik, pemudik yang membawa mobil pribadi dapat menikmati perjalanan yang menyenangkan, dan tidak terjebak dalam kemacetan yang signifikan saat puncak arus mudik maupun balik," ujarnya.

[Gambas:Video CNBC]
(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading