Bukan Infrastruktur, Fokus Pembangunan RI 2024: Kualitas SDM

News - Lidya Julita Sembiring & Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
09 May 2019 10:15
Bukan Infrastruktur, Fokus Pembangunan RI 2024: Kualitas SDM
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menegaskan fokus pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 tak lagi pada infrastruktur, melainkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

"RKP [rencana kerja pemerintah] 2020 sebagai RPJMN 2024 mengambil tema peningkatan SDM dalam pertumbuhan berkualitas," kata Bambang dalam Forum Perencanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional 2019 (Musrenbangnas) di Ballroom Hotel Shangri-La Jakarta, Jakarta, Kamis (9/5/2019).

Bambang mengatakan pemerintah memang akan lebih fokus pada pengembangan SDM dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) agar Indonesia bisa tumbuh secara berkelanjutan atau sesuai Sustainable Development Goals (SDGs) dengan target berpenghasilan menengah tinggi.



"Agenda RPJM 2024 difokuskan meningkatkan SDM berkualitas, membangun karakter bangsa, mengurangi kesenjangan infrastruktur, polhukam, layanan publik dan lingkungan hidup dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDGs," kata mantan Menteri Keuangan ini.

Terkait dengan lingkungan hidup, nantinya, segala macam pembangunan harus berkelanjutan dengan mempertimbangkan aspek lingkungan hidup dan sumber daya alam (SDA).

Dengan agenda RPJMN itu, katanya, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan meningkat menjadi rata-rata 5,4% sampai 6,1%, di mana tingkat kemiskinan, pengangguran, dan kesenjangan juga akan terus menurun.

"Kuncinya sumber daya manusia yang berkualitas dan bersaing sehat dan produktif, serta penguasaan iptek," katanya.

Foto: Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro/Chandra Gian Asmara

Dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional tersebut, juga hadir Presiden Joko Widodo (Jokowi), para menteri, walikota, pimpinan BUMN dan swasta, organisasi massa (ormas) sipil, rektor sejumlah perguruan tinggi dan tokoh masyarakat serta tokoh agama.

Bambang mengatakan dalam 5 tahun terakhir, pembangunan nasional sudah menunjukkan hasil positif dengan pertumbuhan ekonomi di level 5,17%, tingkat kemiskinan juga turun mencapai 9,66% dan tingkat pengangguran juga dipangkas 5,34%.

"Kesejahteraan sosial membaik ditunjukkan dengan meningkatnya usia harapan hidup, pendidikan dan stabilitas politik. Ini menjadi acuan membangun ke depan. Pak Jokowi menggagas impian 2045 bahwa Indonesia berdaulat maju adil dan makmur," katanya.


"Untuk wujudkannya, kami bikin visi Indonesia 2045. Ini akan jadi negara maju, PDB masuk ke 5 [besar] dunia, SDM unggul berbudaya dan menguasai teknologi. Negara demokratis kuat dan bersih," ungkap Bambang.

Sebagai perbandingan, dalam 3 bulan pertama tahun ini, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan PDB bruto Indonesia tumbuh 5,07% pada kuartal I-2019.

Pertumbuhan itu lebih rendah dari konsensus pasar yang memperkirakan tumbuh 5,20%
year on year (yoy), meskipun demikian pertumbuhan PDB tersebut masih lebih tinggi dari realisasi kuartal I-2018 sebesar 5,06%, namun lebih rendah dari kuartal 4-2018 yakni 5,18%.


(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading