Pemilu 2019

Pejabat BKPM: Agama Investor itu Profit Jadi Main Dua Kaki

News - Lidya Julita Sembiring Kembaren, CNBC Indonesia
24 April 2019 14:10
Pejabat BKPM: Agama Investor itu Profit Jadi Main Dua Kaki
Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menilai investor sudah memiliki strategi berinvestasi pascapemilu ini. Oleh karenanya, investor senang dengan hasil pemilu dan tidak terlalu masalah siapa pun yang menang.

"Biasanya mereka investor main dua kaki. Agamanya profit jadi mainnya dua kaki, tiga kaki gak masalah jadi harus tahu posisi. Setelah menang siapa, posisi di mana dan harus ada strategi dan advice makro ekonomi," ujar Direktur Fasilitas Promosi Daerah BKPM Indra Darmawan dalam acara Danareksa Economic Outlook & Investment di Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Rabu (24/9/2019).




Lebih lanjut, menurut dia, situasi pada 2018 tak terduga. Di mana Foreign Direct Investment (FDI) melambat dan investasi asing turun hingga 8 persen. Sedangkan investasi domestik naik 23 persen.

Kemudian, sebelum pemilu, investasi turun lagi dan setelah pemilu kembali naik meski belum terlihat secara signifikan. Namun, ini adalah awal yang baik bagi pemerintah dalam menarik investasi dari luar negeri.

"Persepsi investor setelah pemilu karena di BKPM setiap hari ketemu investor asing dan luar negeri mood-nya happy bahwa pemilu sudah terlaksana. Yang masih banyak belum happy tentang bagaimana hasil quick count, lalu rupiah kok belum spektakuler, bagaimana pergerakan IHSG kok masih belum juga lonjakannya yang spektakuler seperti itu," ujar Indra.

"Tapi itu cukup sampai saat ini, karena kalau sudah happy itu sudah trust dan trust ini merupakan dasar dari keputusan investasi, didasari oleh trust," lanjutnya.

'Agama Investor itu Profit Jadi Main Dua Kaki'Foto: Infigrafis/ Infografis Begini Cara Jokowi & Prabowo Respons Hasil Quick Count/ Aristya Rahadian Krisabella


Sementara itu, Indra yakin bahwa ekonomi nasional masih bisa tumbuh lebih baik di tahun ini. Pasalnya, pada tahun lalu, meski terjadi ketidakpastian global, perekonomian masih bisa tumbuh di atas 5 persen.

"Kita prediksi 5,2 persen itu jauh lebih baik dari sebelumnya. Kalau mau 6 persen itu zamannya commodity boom, sudah lewat dan saat ini posisi new normal di posisi 5,1 persen-5,2 persen," ujarnya.

Simak video terkait tahapan resmi penghitungan suara pemilu di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading