Debat Pamungkas

Jokowi: Jangan Kufur Nikmat, Jangan Menyerah, Jangan Musuhan!

News - Iswari Anggit & Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
13 April 2019 23:04
Jokowi: Jangan Kufur Nikmat, Jangan Menyerah, Jangan Musuhan!
Jakarta, CNBC Indonesia - Kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden menggelar debat pamungkas malam ini. Mengusung tema perekonomian, debat semakin memanas dengan masing-masing gagasan dan kritik yang dilontarkan oleh kedua belah pihak.

Isu yang dibahas beragam, mulai dari pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang menyebut ekonomi Indonesia salah jalan. Tentu juga disebut-sebut lagi soal kekayaan negara yang banyak ke luar negeri, dan nama sejumlah emak-emak yang mengeluhkan ekonomi negara.


Sementara pasangan nomor urut 01 Joko Widodo- Ma'ruf Amien kembali membeberkan atau mengklaim sejumlah prestasi yang ditoreh selama 4,5 tahun berkuasa. Mulai dari dikuasainya sejumlah aset yang puluhan tahun dikuasai asing, seperti blok Mahakam, Rokan, dan tambang emas Freeport.


Berlangsung selama kurang lebih 1,5 jam, petahana Jokowi pun menutup dengan sejumlah pesan untuk tetap optimistis jika ingin jadi negara maju. "Tantangan kita juga besar, jangan kufur nikmat. Inflasi terjaga, pengangguran turun, kemiskinan hanya satu digit," tegasnya, dalam penutup debat di Hotel Sultan, Sabtu (13/4/2019).

Ia melanjutkan tidak boleh takut terhadap tantangan dan kesulitan, termasuk untuk menakut-nakuti. "Seringkali ketakutan yang buat sulit jangan mudah menyerah, harus optimis."

Terakhir, ia mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mengajak teman, saudara, tetangga untuk berbondong-bonding ke TPS pada 17 April 2019 dan menggunakan hal pilih. "Saya dan Kyai Ma'ruf Amien jamin persahabatan dengan Prabowo tidak pernah putus. Jangan saling benci dan bermusuhan, kita Indonesia."

Simak video tentang debat capres ke-5 di bawah ini:
[Gambas:Video CNBC]


(tas/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading