Kembangkan Bandara Soetta, AP II Rogoh Kocek Rp 9 Triliun

News - Yanurisa Ananta, CNBC Indonesia
05 April 2019 17:19
Pengembangan itu dilakukan guna meningkatkan kapasitas penumpang pesawat menjadi 75 juta orang sampai 80 juta orang per tahun pada 2022.
Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui PT Angkasa Pura II (Persero) merogoh kocek Rp 9 triliun dalam pengembangan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Pengembangan itu dilakukan guna meningkatkan kapasitas penumpang pesawat menjadi 75 juta orang sampai 80 juta orang per tahun pada tahun 2022.

"Terima kasih direksi (PT Angkasa Pura II) sudah mau investasi besar untuk pengembangan Soetta sebesar Rp 9 triliun secara total," kata Rini saat melakukan kunjungan ke kawasan Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Jumat (5/4/2019).

Hari ini, Rini melakukan ground breaking empat pembangunan di kawasan Bandara Soetta sekaligus, yaitu revitalisasi terminal 1, revitalisasi terminal 2, pembangunan flyover, dan pembangunan integrated building dengan luas lahan 33.685 m2.




Pada kesempatan itu, Rini menyindir manajemen AP II yang sebelumnya tidak mau melakukan investasi besar. Padahal, menurut dia, kapasitas terbangun di Bandara Soetta sudah jauh di bawah jumlah penumpang yang datang.

"Kalau dulu manajemen sebelumnya kalau ditanya mau investasi enggak, enggak ada yang mau. Padahal sekarang Soetta kapasitas yang terbangun itu sudah jauh di bawah penumpang yang sudah memanfaatkan fasilitas Soetta," tambah Rini.

Foto: PT Angkasa Pura II (Persero) mengundang rekan-rekan untuk menghadiri ground breaking integrated building Bandara Soekarno-Hatta yang dilaksanakan oleh Menteri BUMN Ibu Rini Soemarno. (CNBC Indonesia/Aya)


Kunjungan ke bandara itu sekaligus melakukan penempatan batu pertama (ground breaking) untuk merevitalisasi terminal 1 dan 2. Dengan selesainya revitalisasi terminal 1 dan 2 akan menambah kapasitas penumpang sebesar 18 juta.

Revitalisasi terminal 1 dan 2 ini baru akan selesai pada tahun 2022. Di tahun itu, kata Rini, kapasitas penumpang bisa bertambah menjadi 75 juta orang sampai 80 juta orang. Saat ini kapasitas Bandara Soetta, hanya untuk 47 juta penumpang per tahun, namun okupansinya sudah melebihi 60 juta penumpang per tahun.

"Belum sampai terminal 4 ya. Terminal 4 baru di tahun 2024. Insya Allah bisa full kapasitas di tahun 2024," ucapnya.
Simak video terkait bandara-bandara terbaik dunia di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC]


(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading