Janji Sandiaga: Pangkas 2 Juta Pengangguran Dalam 5 Tahun!

News - Yanurisa Ananta, CNBC Indonesia
18 March 2019 09:42
Janji Sandiaga: Pangkas 2 Juta Pengangguran Dalam 5 Tahun!
Jakarta, CNBC Indonesia - Dalam debat calon wakil presiden (cawapres) kemarin malam, Minggu (17/3/2019), cawapres nomor urut 2 Sandiaga Uno berjanji akan memangkas 2 juta pengangguran di Indonesia dalam 5 tahun bila terpilih nanti.

"Kita bisa pangkas 2 juta pengangguran dalam waktu 5 tahun," jelas Sandiaga di The Sultan Hotel.

Sandiaga mengaku dirinya sempat menjadi pengangguran saat kembali dari Singapura tahun 1997. Menurut lulusan Wichita State University dan George Washington University Amerika Serikat ini, yang dibutuhkan anak muda ialah kesempatan.




Adapun strategi yang ditawarkan Sandiaga guna memangkas pengangguran melalui program Rumah Siap Kerja. Program ini menawarkan link and match bagi anak muda. Pasalnya, 61% pengangguran merupakan lulusan SMK. Sandiaga menambahkan Rumah Siap Kerja ini merupakan one stop solution yang mencarikan apa yang dibutuhkan para pencari kerja.

Sandiaga juga berjanji akan memberikan insentif agar diberikan program magang. Menurut Sandi, untuk mengurangi pengangguran maka dibutuhkan program bagi anak muda seperti wirausaha.

"Jadi rumah siap kerja adalah semacam PTSP [pelayanan terpadu satu pintu], mereka bisa diangkat jadi wirausaha, sesudah itu mereka bisa bergabung OK OCE (One Kecamatan One Centre Entrepreneurship)," ujar Sandi. "Di Jakarta kita bisa turunkan 20 ribu pengangguran melalui OK OCE," tambahnya.

Janjia Sandiaga: Pangkas 2 Juta Pengangguran Dalam 5 Tahun!Foto: Suasana Debat Pilpres 2019 tahap ketiga di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3). Debat pilpres ketiga membahas soal pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, serta sosial dan budaya. (CNBC Indonesia/Andream Kristianto)


Salah satu isu dalam debat kemarin adalah tingginya pengangguran yang berasal dari SMK. Hal itu sempat ditanyakan Sandi kepada Ma'ruf.

Ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu menyatakan penyelesaian pengangguran SMK yang tinggi dibutuhkan solusi struktural dan solusi pasar. Ma'ruf mengatakan penyelesaian masalah struktural akan dilakukan melalui reformasi pendidikan.

"Kita akan revitalisasi SMK, politeknik dan akademi dan kita akan sesuaikan dengan tuntutan pasar dengan melibatkan dunia usaha dan industri," jelas Ma'ruf.

Janjia Sandiaga: Pangkas 2 Juta Pengangguran Dalam 5 Tahun!Foto: Suasana Debat Pilpres 2019 tahap ketiga di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3). Debat pilpres ketiga membahas soal pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, serta sosial dan budaya. (CNBC Indonesia/Andream Kristianto)


Ia menambahkan, pemerintah akan mendorong munculnya universitas siber di Indonesia agar bisa menghasilkan sarjana yang bagus secara kualitatif dan memiliki kesempatan untuk membuka lapangan kerja.

"Solusi market melalui balai tenaga kerja, melalui BUMN dan kursus. Kami akan mengeluarkan Kartu Pra-kerja supaya memperoleh semangat dan memberi insentif honor antara 6 bulan hingga 1 tahun," jelas Ma'ruf.

Simak video terkait upaya Jokowi-Ma'ruf membangun 3.500 start up di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading