Soal Banjir Sentani, Jokowi: Hutan RI Rusak Bertahun-tahun

News - Samuel Pablo, CNBC Indonesia
17 March 2019 - 19:48
Soal Banjir Sentani, Jokowi: Hutan RI Rusak Bertahun-tahun
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbela sungkawa atas bencana banjir bandang yang terjadi di Kota Sentani, Jayapura, Papua, sejak kemarin malam, Sabtu (16/3/2019).

Laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga siang tadi menyatakan setidaknya 50 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka.

"Saya sudah mendapat laporan dari Kepala BNPB mengenai banjir bandang di Sentani dan saya sudah perintahkan secepatnya datang ke lokasi. Kita harapkan penanganan evakuasi secepat-cepatnya agar mengurangi korban yang ada," ujar Jokowi di JICT Tanjung Priok, Minggu (17/3/2019).




Ia menegaskan, pemerintah berkomitmen menyelesaikan kerusakan hutan di hulu sungai sebagai akar masalah dari banjir bandang yang tidak hanya terjadi di Sentani, tapi juga banyak daerah lainnya. Kepala Negara pun tak segan mengakui bahwa banyak area hutan yang sudah terlanjur rusak sejak bertahun-tahun yang lalu.

Instruksi Presiden (Inpres) No. 8 Tahun 2018 tentang Penundaan dan Evaluasi Perizinan Perkebunan Kelapa Sawit (Inpres Moratorium Sawit), menurut Jokowi, sudah efektif. Akan tetapi hal itu harus dibarengi dengan penghijauan dan penanaman kembali hutan di daerah hulu sungai.

"Moratorium saja tidak akan menyelesaikan masalah karena hutan sudah terlanjur rusak bertahun-tahun yang lalu. Jadi saya kira penanganan kerusakan di hulu yang harus segera diselesaikan. Inilah ke depan yang ingin kita kerjakan," pungkasnya.

Simak video terkait tsunami Selat Sunda di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading