Merasa Diperlakukan Tak Adil, Spotify Gugat Apple

News - Wangi Sinintya, CNBC Indonesia
16 March 2019 11:07
Merasa Diperlakukan Tak Adil, Spotify Gugat Apple
Jakarta, CNBC Indonesia - Spotify mengajukan keluhan kepada regulator antimonopoli Uni Eropa terhadap Apple. Layanan musik tersebut menuntut produsen iPhone itu karena dianggap membatasi pesaing secara tidak adil terhadap layanan streaming Apple Music-nya sendiri.

Spotify, yang diluncurkan setahun setelah peluncuran iPhone 2007, mengatakan pada Rabu bahwa kontrol Apple atas App store-nya membuat konsumen tidak dapat memilih dan menyaingi penyedia layanan streaming audio untuk kepentingan Apple Music, yang dimulai pada 2015.

Keluhan Spotify diajukan ke Komisi Eropa pada Senin lalu. Salah satu poinnya adalah biaya 30% yang dikenakan oleh penyedia layanan berbasis konten untuk menggunakan sistem pembelian dalam aplikasi Apple.


Horacio Gutierrez, penasihat umum Spotify, mengatakan perusahaan ditekan untuk menggunakan sistem penagihan pada tahun 2014, tetapi kemudian dipaksa untuk menaikkan biaya bulanan layanan premium dari 9,99 menjadi 12,99 euro, sama seperti Apple Music saat diluncurkan dengan harga awal 9,99.

Layanan Dibatasi, Spotify Gugat AppleFoto: REUTERS/Dado Ruvic


Spotify kemudian berhenti menggunakan sistem IAP Apple, yang berarti pelanggan Spotify hanya dapat meningkatkan ke paket berbasis biaya secara tidak langsung, seperti pada laptop.

Di bawah aturan App store, Spotify mengatakan, aplikasi berbasis konten tidak dapat memasukkan tombol atau tautan eksternal ke halaman dengan informasi produksi, diskon atau promosi dan menghadapi kesulitan memperbaiki bug. Pembatasan seperti itu tidak berlaku untuk ponsel Android, katanya.

"Promosi sangat penting untuk bisnis kami. Inilah cara kami mengubah pelanggan gratis kami menjadi premium," kata Gutierrez, dilansir dari Reuters, Sabtu (16/03/2019).

Sistem pengenalan suara Siri tidak akan menghubungkan pengguna iPhone ke Spotify dan Apple menolak untuk membiarkan Spotify meluncurkan aplikasi di Apple Watch-nya, kata Spotify.

Spotify menolak untuk mengatakan kerugian ekonomi apa yang diyakini telah dideritanya.

"Kami merasa yakin dengan analisis ekonomi yang kami serahkan kepada Komisi bahwa kami bisa melakukan lebih baik daripada yang telah kami lakukan sejauh ini," kata Gutierrez.






(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading