Pak Jokowi, Kapan Mau Naikkan HPP Gula Jadi Rp 10.500/Kg?

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
05 March 2019 18:54
Pak Jokowi, Kapan Mau Naikkan HPP Gula Jadi Rp 10.500/Kg?
Jakarta, CNBC Indonesia - Tepat satu bulan yang lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar silaturahim dengan ratusan petani tebu yang tergabung dalam Andalan Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI).

Dalam kesempatan tersebut, para petani yang diwakili Ketua Dewan Pembina APTRI Soemitro Samadikun meminta kenaikan biaya harga pembelian pemerintah (HPP) gula yang semula Rp 9.700 menjadi Rp 10.500 per kilogram.

Pak Jokowi, Kapan Mau Naikkan HPP Gula Jadi Rp 10.500/Kg?Foto: Presiden Joko Widodo (Jokowi) (Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)



Jokowi, di depan ratusan petani pun terang-terangan mengumbar janji untuk mengakomodir permintaan tersebut. HPP, ditegaskan kepala negara, akan dinaikkan sesuai permintaan petani.

"Berikan waktu seminggu, nanti saya bicara ini. Jangan saya belum tahu, saya putuskan. Semangatnya itu kita naikkan, berapanya yang belum," kata Jokowi awal bulan lalu.
Foto: Petani Tebu yang tergabung dalam Andalan Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) (CNBC Indonesia/Samuel Pablo)

Satu bulan berselang, Jokowi kembali bertemu para petani yang tergabung dalam APTRI di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/3/2019).

Pertemuan berlangsung kurang lebih selama 1 jam dan bersifat tertutup. Usai pertemuan, Ketua Dewan Pembina APTRI Arum Sabil menjelaskan hasil dari pertemuan antar kedua belah pihak.

Para petani dari APTRI, kembali mengeluhkan tingginya biaya pokok produksi (BPP) gula yang menyebabkan para petani menanggung rugi. Petani, pun meminta HPP naik.

"Karena rata-rata harga gula petani kadang-kadang menyentuh di bawah harga produksi, bahkan sudah di bawah biaya produksi," kata Arum.

"Kami usulkan tadi agar pemerintah segera tetapkan kebijakan pembelian gula petani. Tata niaga gula ini seperti apa. H-3 sebelum petani panen atau pabrik gula giling, harus sudah ditetapkan," lanjutnya.

Jokowi, kata dia, pun menyanggupi permintaan tersebut. Arum mengatakan kepala negara berjanji akan menyelesaikan persoalan ini dalam jangka waktu satu bulan terhitung mulai hari ini.

"Presiden menyanggupi dalam bulan ini. Presiden akan umumkan. Tentunya setelah didapatkan untuk berapa besarnya harga pembelian gula petani berdasarkan tim independen yang dibentuk pemerintah," jelasnya.

Foto: Menteri Pertanian Amran Sulaiman (tengah) seusai pertemuan dengan petani tebu di Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/3/2019). (CNBC Indonesia/Chandra Gian Asmara)


Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjamin, HPP gula nantinya akan membuat untung petani, namun tidak membuat konsumen merugi.

"Langkah ke depan, bagaimana petani bisa untung tapi konsumen juga tersenyum. Kita lihat nanti HPP-nya seperti apa. Intinya, bagaimana membuat petani untung tapi konsumen tidak terbebani," tegas Amran.

Simak video permintaan industri makanan dan minuman di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC] (miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading