Jokowi Ungkap Penyebab RI Harus Impor Jagung

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
01 March 2019 17:14
Jokowi Ungkap Penyebab RI Harus Impor Jagung
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara mengenai keputusan pemerintah melakukan impor jagung yang dalam beberapa waktu terakhir sempat menjadi polemik.

Berbicara usai menghadiri panen raya jagung di Desa Botuwombatu, Gorontalo Utara, Jokowi menegaskan bahwa hal tersebut dilakukan pemerintah untuk menjaga keseimbangan.

"Kalau nanti supply melimpah, harganya jatuh, semua petani tidak akan mau menanam jagung lagi, yang selalu kita jaga itu," kata Jokowi dikutip melalui laman setkab.go.id, Jumat (1/3/2019).


"Sehingga tahun kemarin ada ekspor juga 380.000 ton, impornya 180.000. Itu menjaga supply dan demand, bukan apa-apa," tegas Jokowi.
Jokowi Ungkap Penyebab RI Harus Jagung ImporFoto: Ilustrasi Petani Jagung (REUTERS/Stringer)

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dalam publikasinya yang berjudul Buletin Statistik Perdagangan Luar Negeri Impor November 2018, Indonesia sudah mengimpor jagung sebanyak 587,2 ribu ton sepanjang Januari-November 2018.

Bahkan angka tersebut meningkat dari tahun sebelumnya yang juga mengimpor sebanyak 517,4 ribu ton jagung. Meskipun secara rata-rata kepemimpinan Jokowi, impor jagung sudah berkurang dari separuhnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu bahkan mengklaim, permintaan ekspor jagung dari luar negeri masih cukup banyak. Namun, pemerintah lebih menginginkan agar harga tetap kompetitif.

"Harga ekspor itu mesti harus kompetitif, kualitas mesti harus baik. Yang harus dipegang itu," jelas Jokowi.

Meski demikian, Jokowi tak memungkiri bahwa jagung untuk pupuk produksi masih terbilang kurang. Meskipun cukup, namun tidak di semua provinsi.

"Kita harus ngomong apa adanya. Sehingga memang diperlukan tambahan kapasitas untuk memproduksi pupuk kita," tegasnya.






Jokowi Ungkap Penyebab RI Harus Jagung ImporFoto: Jokowi (Biro Pers RI)


(dru/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading