Diversifikasi Pendapatan, AP II Ekspansi Bisnis Hotel

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
28 February 2019 14:59
Diversifikasi Pendapatan, AP II Ekspansi Bisnis Hotel
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) kian berekspansi ke industri perhotelan. President Director AP II Muhammad Awaluddin mengatakan bisnis hotel merupakan salah satu upaya AP II menghasilkan sumber pendapatan di luar bisnis organik.

Dalam waktu dekat, AP II bakal melakukan groundbreaking pembangunan hotel di Bandara Banyuwangi, Jawa Timur. Selain itu, pada Juni 2019 AP II siap membuka hotel di Terminal 3 Internasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Pembukaan itu akan dilanjutkan dengan peresmian hotel di Terminal 3 Domestik. Di luar Jawa, AP II juga akan membuka hotel di Bandara Internasional Minangkabau, Padang. Saat ini, proyek tersebut masih dalam proses desain.

Pada 2018 lalu, AP II dan PT Pembangunan Perumahan menandatangani nota kesepahaman terkait proyek hotel di bandara Padang tersebut.


"Pembangunan hotel di berbagai bandara dan lokasi ini bertujuan untuk mengakomodir kebutuhan traveler yang sangat mobile," kata Muhammad Awaluddin di Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Sebelumnya, Hotel Horison Sky Kualanamu yang dikelola oleh anak usaha AP II, yakni PT Angkasa Pura Propertindo, meraih Guest Review Award 2018 dari Booking.com. Penghargaan diberikan setelah hotel yang berada di Bandara Kualanamu itu mendapat poin 9.1 dari paling tinggi yang bisa didapat 10.

Hotel Horison Sky Kualanamu dibangun seluas 6.900 meter persegi dengan investasi Rp 52 miliar, dilengkapi 100 kamar serta fasilitas lain seperti restoran, 4 ruang pertemuan, spa massage, lounge, business center, laundry & dry cleaning service, serta WiFi di masing-masing kamar tidur.

Sebelumnya, Digital Airport Hotel yang mengelola hotel kapsul di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga meraih Guest Review Award 2018 setelah meraih poin 8.6.

Awaluddin menilai penghargaan global ini merupakan bukti dari komitmen perseroan dalam menggeluti bisnis baru dengan mengembangkan dari bisnis anorganik melalui anak-anak perusahaan. Sejalan dengan itu, lini bisnis baru juga mendukung fokus utama perseroan.

"Seperti kita ketahui, 68% dari penumpang pesawat adalah generasi milenial sehingga kami perlu mendukung mobilitas mereka yang membutuhkan keprakisan salah satunya adalah hotel di bandara," urainya.

"AP II memang pengelola bandara di mana bisnis yang utama jelas adalah pengelolaan bandara. Namun demikian, kami juga fokus pada pengembangan bisnis anorganik," tegasnya.

Bisnis anorganik lain yang akan dimaksimalkan AP II adalah logistik di bawah anak usaha PT Angkasa Pura Kargo, lalu penyedia jasa yang dikelola PT Angkasa Pura Solusi. Terbaru, AP II juga memiliki anak usaha yakni PT Angkasa Pura Aviasi dengan fokus mengelola kemitraan untuk pengembangan bandara-bandara perseroan.

Pada 2019 Angkasa Pura II menargetkan pendapatan anorganik sekitar Rp 500 milyar dari total estimasi 11,4 triliun revenue korporasi. AP II juga berencana menambah portofolio bisnis baru seperti bisnis travel dan juga ground handling.

"Kami memang menargetkan bisnis anorganik dapat mendukung bisnis organik agar pendapatan perseroan dapat maksimal," pungkasnya.
(hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading