Internasional

Soal Nego Dagang China, Trump Janjikan Akan Ada Kabar Penting

News - Prima Wirayani, CNBC Indonesia
25 February 2019 12:33
Soal Nego Dagang China, Trump Janjikan Akan Ada Kabar Penting
Washington, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, pada hari Minggu (24/2/2019) mengatakan ia ingin membuat perjanjian dagang dengan China yang menguntungkan bagi kedua negara.

Ia juga mengatakan, akan ada "kabar yang sangat penting dalam satu atau dua pekan ke depan" jika semuanya berjalan baik dalam perundingan dagang dua negara dengan perekonomian terbesar di dunia itu, dilansir dari Reuters.



"China telah bersikap sangat hebat. Kami ingin membuat kesepakatan yang baik bagi kedua negara dan itu adalah sesuatu yang benar-benar akan kami lakukan," kata Trump, saat berbicara di hadapan para gubernur AS di Gedung Putih hanya dua jam setelah mengatakan akan menunda kenaikan bea impor terhadap produk China.


Trump dalam kicauannya itu membawa kabar baik bagi pasar keuangan seluruh dunia.

Soal Nego Dagang China, Trump Janjikan Akan Ada Kabar PentingFoto: Presiden AS Donald Trump bertemu Wakil Perdana Menteri China Liu He (REUTERS/Jim Young)

"Saya senang melaporkan bahwa AS telah membuat kemajuan berarti dalam pembicaraan dagang kami dengan China terkait beberapa isu struktural penting, termasuk perlindungan kekayaan intelektual, transfer teknologi, pertanian, jasa, mata uang dan banyak isu lainnya," tulis Trump di akun media sosial Twitter, Minggu (24/2/2019) malam waktu AS atau Senin pagi waktu Indonesia.

"Sebagai hasil dari pembicaraan yang sangat produktif ini, saya akan menunda kenaikan bea impor AS yang dijadwalkan pada 1 Maret. Dengan mengasumsikan kedua belah pihak membuat kemajuan tambahan, kami sedang merencanakan pertemuan tingkat tinggi bagi Presiden Xi dan saya di Mar-a-Lago untuk merampungkan perjanjian. Selamat berakhir pekan untuk AS & China!" tambahnya.



Selain itu, setelah perundingan selama sepekan di Washington, akhirnya AS-China menyepakati nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) sebagai syarat legal-formal untuk mencapai damai dagang.

Garis besar MoU tersebut berisi enam poin yaitu perlindungan terhadap kekayaan intelektual, perluasan investasi sektor jasa, transfer teknologi, pertanian, nilai tukar, dan halangan non-tarif (non-tariff barrier) di bidang perdagangan.


Saksikan video mengenai pernyataan Trump yang menunda kenaikan bea impor berikut ini.

[Gambas:Video CNBC]

(wed)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading