Internasional

Rampungkan Perjanjian Dagang, Trump Akan Bertemu Xi Jinping

News - Prima Wirayani, CNBC Indonesia
25 February 2019 07:26
Rampungkan Perjanjian Dagang, Trump Akan Bertemu Xi Jinping
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan tengah mempersiapkan pertemuan tingkat tinggi dengan Presiden China Xi Jinping untuk merampungkan perjanjian dagang yang tengah disusun kedua belah pihak.

Ia juga memutuskan untuk menunda pengenaan kenaikan bea impor terhadap produk-produk China dari 10% menjadi 25% yang seharusnya dilakukan awal Maret bila kedua negara gagal mencapai kesepakatan dagang pada tenggat waktu 1 Maret mendatang.



"Saya senang melaporkan bahwa AS telah membuat kemajuan berarti dalam pembicaraan dagang kami dengan China terkait beberapa isu struktural penting, termasuk perlindungan kekayaan intelektual, transfer teknologi, pertanian, jasa, mata uang dan banyak isu lainnya," tulis Trump di akun media sosial Twitter, Minggu (24/2/2019) malam waktu AS atau Senin pagi waktu Indonesia.


"Sebagai hasil dari pembicaraan yang sangat produktif ini, saya akan menunda kenaikan bea impor AS yang dijadwalkan pada 1 Maret. Dengan mengasumsikan kedua belah pihak membuat kemajuan tambahan, kami sedang merencanakan pertemuan tingkat tinggi bagi Presiden Xi dan saya di Mar-a-Lago untuk merampungkan perjanjian. Selamat berakhir pekan untuk AS & China!" tambahnya.

Rampungkan Perjanjian Dagang, Trump Akan Bertemu Xi JinpingPresiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump (Foto: CNBC)

Pekan lalu, beberapa sumber yang mengetahui perundingan itu mengatakan kepada CNBC International bahwa AS dan China sedang membicarakan pertemuan antara Trump dan Xi di Florida pada akhir Maret.

Jelang pertemuan itu, China telah berkomitmen untuk membeli produk-produk AS senilai US$1,2 triliun meskipun pada akhir pekan lalu keduanya mengatakan masih jauh dari kata sepakat dalam beberapa hal terkait transfer paksa hak kekayaan intelektual.



Selain itu, setelah perundingan selama sepekan di Washington, akhirnya AS-China menyepakati nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) sebagai syarat legal-formal untuk mencapai damai dagang.

Garis besar MoU tersebut berisi enam poin yaitu perlindungan terhadap kekayaan intelektual, perluasan investasi sektor jasa, transfer teknologi, pertanian, nilai tukar, dan halangan non-tarif (non-tariff barrier) di bidang perdagangan.


Saksikan video mengenai disusunnya MOU dagang antara AS dan China berikut ini.

[Gambas:Video CNBC]

(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading