Bos Facebook Bakal Temui Menteri Budaya Inggris, Ada Apa?

News - Wangi Sinintya Mangkuto, CNBC Indonesia
21 February 2019 21:08
Bos Facebook Bakal Temui Menteri Budaya Inggris, Ada Apa?
California, CNBC Indonesia - CEO Facebook Mark Zuckerberg bakal bertemu dengan seorang pejabat Inggris pada Kamis (21/02/2019) waktu setempat untuk membahas peraturan internet dan kabar palsu.

Zuckerberg akan berbicara dengan Menteri Budaya Inggris Jeremy Wright di kantor pusat perusahaan di Menlo Park, California. Pertemuan itu terkait dengan rencana pemerintah Inggris mengatur perusahaan teknologi dalam menangani konten berbahaya secara online.

"Topik lain yang menjadi agenda utama adalah penyebaran disinformasi di web," kata juru bicara pemerintah.


Bos Facebook Bakal Temui Menteri Budaya Inggris, Ada Apa?Foto: REUTERS/Leah Millis


"Saya berharap bertemu Zuckerberg untuk membahas apa lagi yang dapat dilakukan Facebook dalam membantu menjaga keamanan pengguna di platform mereka, karena kami menyiapkan kerangka kerja peraturan baru yang akan memperkuat tanggung jawab Facebook dan perusahaan teknologi lainnya untuk membuat kami tetap aman," kata Wright dalam sebuah pernyataan, dilansir dari cnbc.com.

Departemen Dalam Negeri dan Departemen Kebudayaan akan merilis buku putih di mana mereka akan menyusun strategi mereka dalam melawan isu-isu seperti cyberbullying dan konten pelecehan anak secara online. Laporan itu dapat mencakup regulator yang diusulkan mirip dengan Ofcom, pengawas media, untuk memantau media sosial.

Bos Facebook Bakal Temui Menteri Budaya Inggris, Ada Apa?Foto: Arie Pratama


Pertemuan itu terjadi setelah Zuckerberg menolak beberapa undangan untuk mengunjungi Parlemen Inggris dalam menghadapi pertanyaan dari anggota parlemen. Sebuah laporan parlemen baru-baru ini mengenai pengumpulan data pengguna Facebook dan skandal Cambridge Analytica menyebut perusahaan itu "gangster digital" yang menganggap dirinya di atas hukum ketika menyangkut privasi data.

Facebook mengatakan, 87 juta data pengguna tidak dibagikan dengan benar ke Cambridge Analytica. Perusahaan itu didenda tahun lalu oleh pengawas perlindungan data AS karena salah menangani data pengguna.



Perusahaan telah melakukan serangan baru-baru ini, mempertahankan modelnya dalam mengumpulkan data pengguna sambil menjual iklan kepada perusahaan yang menargetkan konsumen berdasarkan minat dan kebiasaan mengklik mereka.

Zuckerberg juga mulai meningkatkan kehadiran di depan umum. Baru-baru ini dia muncul di sebuah seminar dengan seorang profesor hukum Harvard. Langkah itu merupakan bagian dari "Resolusi Tahun Baru" Zuckerberg untuk mengadakan lebih banyak diskusi publik tentang masa depan teknologi di masyarakat.

Simak video terkait rencana Mark Zuckerberg mengintegrasikan Instagram, Facebook, dan WhatsApp di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading