Prabowo Sebut Beras RI Mahal, Tim Jokowi: Jangan Hoaks Terus!

News - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
15 February 2019 - 15:36
Prabowo Sebut Beras RI Mahal, Tim Jokowi: Jangan Hoaks Terus!
Jakarta, CNBC Indonesia - Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin (TKN Jokowi-Ma'ruf) merespons pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang menyinggung harga komoditas pangan RI.

"Beras di Indonesia jadi salah satu tertinggi di dunia. Demikian daging juga tertinggi di dunia. Daging ayam tertinggi di dunia. Salah satu yang tertinggi di dunia. Perjuangan kami adalah untuk kita perbaiki keadaan ini dengan segera," kata Prabowo dikutip dari detik finance.

Hal itu disampaikan ketua umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) saat melakukan kunjungan dalam rangka kampanye pemilihan presiden 2019 di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Kamis (14/2/2019).




Merespons pernyataan Prabowo, Juru Bicara TKN Arya Sinulingga mengkritik pernyataan tersebut. Demikian seperti tertulis dalam siaran pers yang diterima CNBC Indonesia di Jakarta, Jumat (15/2/2019).

"Ini Prabowo mulai menakut-nakuti dan membuat data hoaks lagi. Ini sangat berbahaya untuk bangsa. Karena Prabowo mengatakan bahwa harga beras tertinggi di dunia dan daging tertinggi di dunia," ujar Arya.

Tim Jokowi Jawab Prabowo Soal Beras-Daging RI Termahal DuniaFoto: Anderan Kristianto


Menurut dia, berdasarkan data yang ada, harga beras Indonesia berada di urutan 80 di dunia, yaitu Rp 12.000/kg. Beras paling mahal tercatat di Jepang lantaran mencapai Rp 59.000/kg.

Harga beras Indonesia, lanjut Arya, hanya sedikit lebih mahal daripada Polandia, Vietnam, Nepal, Kazakhstan, dan negara-negara lain. Di Asia Tenggara, menurut dia, harga beras RI masih lebih rendah dibandingkan Thailand.

"Jadi kalau dikatakan Pak Prabowo bahwa Indonesia paling mahal harga beras, ini beras apa? beras mana? Pak Prabowo ini tahu tidak harga beras? Dia pernah beli beras? Jangan buat kebohongan-kebohongan lagi," kata Arya.



Pun dengan harga daging. Menurut Arya, tudingan Prabowo keliru. Sebab, dalam daftar harga daging di dunia, Indonesia berada di urutan 49 dari 89 negara. Dengan demikian di atasnya ada 48 negara yang lebih mahal. Harga daging termahal di Swiss karena mencapai Rp 675.000/kg.

"Pak Prabowo bikin hoaks lagi nih, bikin kebohongan lagi, menakut-nakuti rakyat lagi. Capres kok begini? Capres kok membuat data yang tidak benar? Ayo kita bikin pemilu kita, pemilu yang benar dan bersih, yang baik, bukan pemilu yang menakut-nakuti dan bikin hoaks terus," ujar Arya.

"Kita pusing dengan Pak Prabowo. Jangan jadi sesuatu yang memberikan yang tidak benar ke rakyat," lanjutnya.

Tim Jokowi Jawab Prabowo Soal Beras-Daging RI Termahal DuniaFoto: Ilustrasi Daging (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)


Ketua Kelompok Kerja Pangan Komite Ekonomi Industri Nasional (KEIN) Benny Pasaribu juga membantah pernyataan Prabowo. Benny yang juga Sekjen Badan Pertimbangan Organisasi Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) mempertanyakan validitas data.

Benny berharap Prabowo berhenti melakukan upaya-upaya yang justru menggelisahkan masyarakat. Apalagi sebagai sosok yang pernah lama berkecimpung di HKTI, ketua umum Partai Gerindra tersebut pasti bisa membedakan mana data valid dan tidak valid.

"Pernyataan Pak Prabowo ini tidak elok karena menjurus pada fitnah dan hoaks. Selain itu, masyarakat dan pedagang bisa bingung. Para petani gelisah karena merasa disalahkan sebagai biang kerok harga beras jadi termahal dunia sedangkan masyarakat sebagai pembeli bisa panik karena kebutuhan sembako keluarga bakal sangat terganggu," ujar Benny.

Simak video rencana kebijakan Jokowi dan Prabowo terkait BBM di bawah ini.

[Gambas:Video CNBC] (miq/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading