MARKET DATA
INTERNASIONAL

Kejar Kursi PM & Dobrak Tradisi, Putri Thailand Buka Suara

Rehia Sebayang,  CNBC Indonesia
08 February 2019 18:41
Kejar Kursi PM & Dobrak Tradisi, Putri Thailand Buka Suara
Foto: Putri Thailand Ubolratana Rajakanya menghadiri prosesi untuk mentransfer peninggalan kerajaan dan abu dari mendiang Raja Bhumibol Adulyadej dari krematorium ke Istana Agung di Bangkok, Thailand, 27 Oktober 2017. REUTERS / Athit Perawongmetha / File Picture
Bangkok, CNBC Indonesia - Kakak perempuan dari raja Thailand, Putri Ubolratana Rajakanya Sirivadhana Barnavadi, mengatakan akan menggunakan haknya sebagai warga negara untuk bergabung dengan partai politik dan mencalonkan diri sebagai perdana menteri dalam pemilihan umum bulan Maret, Jumat (8/2/2019) .

"Saya telah melepaskan gelar kerajaan saya dan hidup sebagai rakyat jelata," tulis Ubolratana, dalam sebuah pos di akun Instagram-nya.


"Saya telah menerima nominasi Partai Raksa Chart Thailand untuk mencalonkan diri sebagai perdana menteri untuk menunjukkan hak dan kebebasan saya tanpa hak istimewa di atas sesama warga negara Thailand lainnya di bawah konstitusi," katanya, mengutip Reuters.

Pengumuman pencalonan Putri Ubolratana yang sangat dinantikan itu dibuat oleh Partai Raksa Chart Thailand pada Jumat. Pencalonan itu merombak tradisi lama di Thailand di mana keluarga kerajaan tidak terjun ke dunia politik.


Partai Raksa Chart Thailand adalah cabang dari Partai Pheu Thai, yang dibentuk oleh loyalis mantan perdana menteri Thaksin Shinawatra.

Salah satu lawan utama Ubolratana adalah Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha, seorang pemimpin junta militer yang juga mengumumkan pencalonannya pada hari Jumat.
(prm) Add logo_svg as a preferred
source on Google
Next Article Batal Jadi Calon PM, Putri Thailand Minta Maaf


Most Popular
Features