Ikut Melayat, Buwas: Eka Tjipta Bangun Bisnis dari Nol

News - Samuel Pablo, CNBC Indonesia
28 January 2019 17:06
Ikut Melayat, Buwas: Eka Tjipta Bangun Bisnis dari Nol
Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama Badan Urusan Logistik (Bulog) Budi Waseso turut melayat kepergian pendiri Sinar Mas, Eka Tjipta Widjaja, yang meninggal dunia pada Sabtu (26/1/2019).

Menurut Buwas, banyak yang bisa dijadikan pembelajaran dari sosok Eka Tjipta, antara lain bagaimana beliau merintis Sinar Mas dari nol sampai menjadi perusahaan besar seperti saat ini.

"Saya terkesan pada cara beliau memimpin perusahaan hingga menjadi sebesar saat ini dengan banyak anak perusahaan. Dari nol, dia berinovasi membangun sesuatu yang akhirnya menjadi sukses," kata Buwas di Rumah Duka RSPAD Gatot Subroto, Senin (28/1/2019).

Sebagai informasi, Eka Tjipta Widjaja lahir pada 27 Februari 1921 di Quanzhou, China dengan nama Oei Ek Tjhong. Di Negeri Tirai Bambu itu, Oei Ek Tjhong kecil menghabiskan 9 tahun di kampung halaman, sebelum memutuskan berkelana ke Indonesia pada 1932.


Saat itu, dia bersama dengan ibunya bermigrasi ke Makassar menyusul ayahnya yang sudah terlebih dahulu sampai di sana. Di Indonesia, Eka Tjipta Widjaja mulai bergeliat pada dunia usaha sejak usia belia.

Saat masih bocah 15 tahun, dia sudah berwirausaha menjajakan biskuit dan permen. Tanpa segan, dia berjualan dengan cara mengendarai sepeda di penjuru kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Eka Tjipta Widjaja hanya lulusan sekolah dasar, namun justru hal itu yang menjadi pelecut semangat usahanya. Alhasil, di usia matangnya dia menjadi sosok berpengaruh di Indonesia.

Berkat tangan dinginnya jualah Eka sukses menjadi salah satu konglomerat dan orang terkaya di Indonesia dengan total kekayaan ditaksir mencapai US$ 8,6 miliar atau sekitar Rp 120,96 triliun yang dihitung oleh Forbes beberapa waktu lalu.

Kini sebagai sebuah brand, Sinar Mas menaungi sejumlah perusahaan dengan nilai korporasi dan sejarah yang sama, namun masing-masing dari mereka independen dengan manajemen tersendiri.

Perusahaan-perusahaan tersebut bergerak di sektor pulp dan kertas, agribisnis kelapa sawit dan makanan, pengembang dan real estat, jasa keuangan, telekomunikasi dan data, serta energi dan infrastruktur. Belakangan, Sinar Mas juga memasuki pula ranah bisnis digital ventures. (hps/hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading