Produk Fesyen RI Siap Serbu Pasar Saingannya, Vietnam

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
16 December 2018 09:26
Produk Fesyen RI Siap Serbu Pasar Saingannya, Vietnam
Jakarta, CNBC Indonesia - Produk-produk fashion Indonesia berpeluang memperluas pasar ekspor di Vietnam. Beragam komoditas mulai premium, pakaian jadi, perhiasan, sepatu, tas kulit, dan aksesori lainnya tampil di paviliun Indonesia pada the 22nd Vietnam International Fashion Fair (VIFF) 2018.

Dalam ajang yang berlangsung pada 13-18 Desember 2018 di International Exhibition Centre, Hanoi, Vietnam, itu Indonesia juga menyelenggarakan peragaan busana.



"Partisipasi di VIFF 2018 ini juga dimanfaaatkan menjadi salah satu upaya mempertahankan citra positif produk Indonesia, khususnya produk fesyen," kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Arlinda, melalui keterangan tertulisnya, Minggu (16/12/2018)


"Pasar kawasan Asia Tenggara memiliki peluang besar karena memiliki kesamaan latar belakang kebudayaan sehingga desain produk Indonesia dapat lebih mudah memenuhi permintaan," lanjutnya.

VIFF 2018 merupakan pameran fashion yang memperkenalkan produk garmen, kulit, alas kaki, serta perhiasan dan kosmetik. VIFF 2018 diselenggarakan di area seluas 4.000 m2, dan diperkirakan akan dikunjungi lebih dari 10.000 pengunjung yang merupakan perusahaan ekspor-impor, distributor, agen di industri fashion dan kosmetik, perusahaan e-commerce, pecinta fesyen, dan pengunjung umum.

Produk Fesyen RI Siap Serbu Pasar Saingannya, VietnamFoto: Infografis/Jokowi Viral/Edward Ricardo

Dari total lahan yang tersedia, paviliun Indonesia menampilkan 34 pelaku usaha pada lahan seluas 216 m2 di Hall A1, International Exhibition Centre.

"Pasar Vietnam mulai terbuka untuk masuknya produk-produk Indonesia. Memanfaatkan momen ini, kami Kementerian Perdagangan mendorong suplai dari Indonesia, termasuk produk fesyen, untuk diekspor ke Vietnam," imbuh Arlinda.

Negara ini juga merupakan pesaing ketat Indonesia dalam hal industri garmen mengingat iklim usaha dan upah buruh yang lebih kompetitif di Vietnam. Beberapa perusahaan pakaian dan alas kaki global memilih untuk membuka pabriknya di Vietnam.



Sejauh ini, khusus produk fesyen, ekspor Indonesia ke Vietnam pada 2017 mencapai US$23,81 juta dan pada periode Januari-Agustus 2018 mencapai US$20,47 juta. Angka itu meningkat 36,32% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Produk fashion Indonesia yang diekspor ke Vietnam antara lain bagian alas kaki dengan sol dan hak, perhiasan, pakaian dalam berbahan katun, dan bagian lain alas kaki. Di antara negara-negara di kawasan ASEAN, Vietnam merupakan negara tujuan ekspor produk fesyen Indonesia ke-5 setelah Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina.


(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading