Jokowi Tantang Yamaha untuk Ekspor 75% Produksinya, Berani?

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
03 December 2018 16:03
Jokowi Tantang Yamaha untuk Ekspor 75% Produksinya, Berani?
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo hari ini menyambangi pabrik PT Yamaha Motor Manufacturing Indonesia. Tujuan Jokowi ke sana adalah untuk melepas ekspor sepeda motor Yamaha yang ke 1,5 juta unit.

Di dalam sambutannya, Jokowi mengatakan ekspor Yamaha selama ini adalah 25% dari total produksi. Ke depannya, presiden ingin agar 75% total produksi yang diekspor. 

"Saat ini 25% ekspor, 75% dalam negeri, nanti lima tahun di balik," katanya, Senin (3/12/2018).



Menyusul permintaan presiden, Executive Vice President Yamaha Indonesia Dyonisus Beti mengatakan hal itu mungkin saja dilakukan namun tetap harus menghitung ulang kemungkinan tersebut.

"Kami upayakan domestik meningkat, ekspor meningkat. Masalahnya tidak semua negara mau impor. Negara tujuan ekspor juga ingin mengembangkan produk dalam negerinya," ujarnya Senin (3/12/2018) usai melepas ekspor sepeda motor Yamaha yang ke 1,5 juta unit di Pabrik Global YIMM, Pulo Gadung Jakarta Timur.


Pada 2018 perkiraan ekspor utuh (completeky built-up/CBU) Yamaha Indonesia mencapai 338.000 unit, dan 5,3 juta unit dalam bentuk terurai (completely knocked-down/CKD). Jumlah ini naik 14,7 kali lipat dibanding dengan tahun 2014.

Kinerja ekspor tersebut secara signifikan memberikan dampak positif bagi ekonomi Indonesia dengan mencatatkan surplus perdagangan sebesar USD 813,6 juta atau setara Rp 11,8 triliun.

Foto: Jokowi melepas ekspor Yamaha yang ke 1,5 juta unit. (CNBC Indonesia/Muhammad Chairul

Model yang diekspor Yamaha adalah  XMAX, NMAX, LEXI, AEROX, YZF-R3, YZF-R25, MT-03, MT-25, YZF-R15, MX-King dan beberapa model lainnya. Adapun sasaran ekspor yakni 45 negara di 5 benua seperti Jepang, Amerika Serikat, Rusia, Jerman, Perancis, dan negara-negara di Asia, Afrika serta Australia. (ray/ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading