Cerita Menteri Basuki Soal 7 Orang Tewas Menjaga Gedung Sate

News - Iswari Anggit, CNBC Indonesia
03 December 2018 - 14:41
Cerita Menteri Basuki Soal 7 Orang Tewas Menjaga Gedung Sate
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Muljono, memimpin upacara memperingati Hari Bakti PU ke-73. Setelah upacara, Basuki dan jajarannya juga berziarah ke makam pahlawan.

Basuki yang bertindak sebagai inspektur upacara, mengingatkan jajarannya untuk terus menghidupi semangat para pahlawan. Dalam sambutannya, Basuki mengenang kembali kejadian pada 3 Desember 1945, di mana terdapat 7 pegawai PU gugur sewaktu menjaga Gedung Sate, yang dulunya Kantor PU. Ke-7 pahlawan itu kini dikenal sebagai Sapta Taruna.

Basuki juga berpesan kembali agar jajarannya fokus dan selalu berinovasi dalam membangun negri, di sisa masa jabatan pemerintahan Jokowi - JK ini


"Kita telah memasuki tahun ke-4 pemerintahan Presiden Jokowi-JK, kinerja PUPR sudah banyak dan mendapat apresiasi dari masyarakat. Tapi jangan cepat berpuas diri, terobosan dan lompatan harus dilakukan agar mampu bersaing dengan negara lain," kata Basuki, Senin (3/11/2018).



Tak hanya itu, pihaknya juga mengingatkan kembali agar seluruh jajaran PUPR tetap berusaha sebaik mungkin dalam menyelesaikan pembangunan yang telah diprogramkan. Apalagi APBN untuk PUPR cukup besar.

"Pada akhir tahun 2018 saya tekankan kita fokus selesaikan pekerjaan yang sudah diprogramkan. Amanah Rp 110 triliun anggaran PUPR, dan tambahan untuk mendukung pembangunan SDM seperti pembangunan sekolah, dan sebagainya. Amanah perlu untuk tingkatkan kompetensi sehingga kita harys jujur, konsisten, dan tegas," sambungnya.

Sebelum mengakhiri peringatan Hari Bakti PU ke-73, Basuki dan jajarannya juga berziarah ke makam Sapta Taruna, di Cikutra. Basuki dan pejabat eselon 1 dan 2, memberi penghormatan dengan membaca doa dan menaburkan bunga. Dalam ziarah ini, Basuki juga didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum.

Melalui peringatan Hari Bakti PU ke-73 ini, Basuki berharap, Kementerian PUPR bisa memberikan sumbangsih yang terbaik bagi, demi pemerataan pembangunan ke seluruh penjuru negri.

"Kita adalah Kementerian PUPR yang harus siap kerja di mana saja dan kapan saja. Kita harus mampu pecahkan persoalan dengan nyata untuk membangun konektivitas menyatukan Indonesia, menyediakan tempat tinggal yang layak, dan memastikan ketahanan air dan pangan," tutupnya. (ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading