Pasar Kendaraan Komersial Naik Signifikan 17%

News - Samuel Pablo, CNBC Indonesia
21 November 2018 19:09
Pasar Kendaraan Komersial Naik Signifikan 17%
Jakarta, CNBC Indonesia - Penjualan kendaraan komersial hingga Oktober 2018 telah mencapai 232.967 unit.

Lima segmen terbesar disumbang oleh low pick-up sebanyak 89.437 unit, diikuti light truck 65.960 unit, medium truck 28.492 unit, medium pick-up 26.966 unit dan 4x4 pick-up sebanyak 15.998 unit.

"Pasar kendaraan komersial nasional hingga Oktober tumbuh 17%. Adapun penjualan Isuzu sendiri tumbuh 20,8% dengan pangsa pasar kami sebesar 15-16%," ujar GM Sales Division PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Yohanes Pratama saat ditemui di fX Sudirman, Rabu (21/11/2018).


Yohanes menjelaskan, pertumbuhan pesat kendaraan komersial tahun ini, khususnya segmen truk disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain pembangunan infrastruktur yang masif dan pasar transporter serta logistik yang tumbuh pesat.



Kebijakan Over Dimension Over Loading (ODOL) yang diterapkan Kementerian Perhubungan awal Agustus lalu serta pembatasan usia kendaraan diakuinya juga berpengaruh terhadap peningkatan pembelian truk baru.

"Infrastruktur yang masif, harga batubara dan komoditas lainnya yang bagus maka penjualan heavy truck akan naik, dilanjutkan medium truck dan light truck lalu pick-up. Kebijakan ODOL mendorong konsumen beli baru. Market juga tumbuh saat usia kendaraan dibatasi," paparnya.

Hingga Oktober, penjualan Isuzu mencakup kendaraan penumpang dan komersial telah mencapai 20.047 unit, naik 20,8% dibanding tahun lalu. Isuzu Elf masih menjadi penyumbang terbesar dengan 11.755 unit, naik 22,8% secara tahunan, diikuti heavy truck Isuzu GIGA sebanyak 3.450 unit (naik 31,8% yoy).

Segmen medium truck Isuzu Traga yang baru diproduksi tahun ini juga mencatatkan penjualan signifikan sebesar 1.857 unit.

Isuzu Panther dengan 1.819 unit justru turun penjualannya 13,18% dibanding tahun lalu.

"Untuk Panther, kita bersama prinsipal memang sedang melakukan kajian mesin, terutama untuk masuk Euro4 di 2021," kata Yohanes.

Adapun tingkat kandungan dalam negeri (TKDN/local content) produk Isuzu saat ini masih di kisaran 40%, terutama karena masih tingginya kandungan impor pada bagian-bagian mesin. (ray/ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading