Sejak 1989, Garbarata Bikinan Bukaka Tak Punya Lawan!

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
04 November 2018 12:16
Sejak 1989, Garbarata Bikinan Bukaka Tak Punya Lawan!
Jakarta, CNBC Indonesia - Passenger boarding bridge (aviobridge) atau dikenal juga dengan garbarata garapan PT Bukaka Teknik Utama Tbk masih terlalu perkasa.

Direktur Utama Bukaka, Irsal Kamarudin, mengatakan di pasar domestik produk itu tidak ada lawan. Perseroan bahkan sudah mengekspor garbarata ke sejumlah negara.

Tak ayal, boarding bridge menjadi salah satu andalan Bukaka dalam mengembangkan bisnis. Adapun Bukaka mulai berbisnis boarding bridge ini sejak 1989. 


"Kalau di dalam negeri lebih ke kewajiban kita kan ya. Karena tidak ada pesaing, sehingga harus memenuhi permintaan Angkasa Pura dan [Kementerian] Perhubungan," kata Irsal Kamarudin di sela peringatan 40 tahun Bukaka di komplek Monumen Nasional (Monas), Minggu (4/11/2018).


Hanya saja, Irsal tak merinci besaran penjualan boarding bridge karya Bukaka pada secara keseluruhan. Meski begitu, dia menyebut bahwa akhir-akhir ini pihaknya masih mengerjakan produksi untuk ditempatkan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

"Kalau dalam negeri kemarin di Terminal 3, kita dapat pesanan, juga tambahan untuk terminal 2. Belum lagi dari bandara di luar Jawa seperti Banjarmasin dan Lampung," imbuhnya.

Foto: Direktur Utama Bukaka Irsal Kamarudin (Ist)


Sejauh ini, Bukaka telah mampu memproduksi dua tipe boarding bridge, yakni tunnel glass dan tunnel steel. Selain menempatkan produknya di bandara, Bukaka pernah melayani permintaan garbarata di pelabuhan.

Sementara itu, untuk pasar internasional, Irsal mengungkapkan bahwa Jepang menjadi negara terbanyak yang mengimpor boarding bridge Bukaka.

"Jepang ada terus setiap bulan. Karena kalau tidak salah mereka ada event Paragames. Ada juga di negara lain seperti Thailand dan India," urainya.

Langkah Bukaka merambah ke pasar internasional memang bukan hal baru.


Berdasarkan data yang dicantumkan pada website perusahaan, sepanjang tahun 2013, Bukaka merampungkan produksi boarding bridge sebanyak 566 unit.

Dari jumlah itu, 402 unit di antaranya dipesan oleh Jepang, Thailand, Hong Kong, Cina, India, Malaysia, Chile, Bangladesh, Myanmar, Brunei, dan Singapura.

Seperti diketahui, Bukaka dirintis oleh Achmad Kalla yang merupakan adik dari Wakil Presiden Jusuf Kalla.

(ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading