Harga Pertamax Naik, Tapi Masih Murah Dibanding SPBU Asing

News - Anastasia Arvirianty, CNBC Indonesia
10 October 2018 12:33
Harga Pertamax Naik, Tapi Masih Murah Dibanding SPBU Asing
Jakarta, CNBC Indonesia- PT Pertamina (Persero) menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU, khususnya Pertamax Series dan Dex Series, serta Biosolar Non PSO mulai hari ini dan berlaku di seluruh Indonesia, kecuali di wilayah yang terkena bencana alam di Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Tengah sementara ini harga tidak naik. 

Mulai pukul 11.00 WIB, harga Pertamax di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya menjadi Rp 10.400/liter, Pertamax Turbo Rp 12.250/ liter, Pertamina Dex Rp 11.850/liter, Dexlite Rp 10.500/liter, dan Biosolar Non PSO Rp 9.800/liter. 




Jika dilihat per 28 Juli, waktu Pertamina memang terakhir kali mencatatkan kenaikan BBM non-subsidi, harga Pertamax di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya bertengger di Rp 9.500/liter, Pertamax Turbo Rp 10.700/liter, Dexlite Rp 9.000/liter, dan Pertamina Dex Rp 10.500/liter.

Kendati demikian, Pertamina mengklaim harga yang ditetapkan ini masih lebih kompetitif dibandingkan dengan harga jual di SPBU lain. Tapi, Benarkah begitu? 

Kalau dibandingkan dengan SPBU Shell, menurut data BPH Badan Pengatur Hilir MInyak dan Gas Bumi (BPH Migas) per 3 Oktober 2018, kisaran harga yang berlaku saat ini untuk BBM jenis Shell Super dipatok di Rp 10.450-Rp 10.550/liter, Shell V-Power di Rp 12.300-Rp 12.450/liter, dan Shell Diesel di Rp 11.900-Rp 12.050/liter.

Sedangkan di SPBU Total, harga BBM jenis Performance 92 sebesar Rp 10.500/liter, Performance 95 Rp 12.350/liter, dan Diesel Rp 11.950/liter.


Memang, selisih harga yang satu dengan yang lainnya tidak terlalu jauh, dan jika dilihat harganya cukup kompetitif.

"Pertamina senantiasa memberikan BBM dengan kualitas dan harga terbaik bagi konsumen setia Pertamina. Penyesuaian harga BBM umum selengkapnya di beberapa daerah, bisa dilihat di website www.pertamina.com atau menghubungi Contact Pertamina 1 500 000," ujar External Communication Manager PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita melalui keterangan resminya, Rabu (10/10/2018).

(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading