Air France Tawarkan Kenaikan Gaji 4% Demi Setop Mogok Kerja

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
08 October 2018 20:56
Air France-KLM tengah dilanda mogok karyawan.
Jakarta, CNBC Indonesia - Maskapai Air France-KLM menawarkan kenaikan gaji 4% bagi para pilot dan staf yang berkebangsaan Prancis.

Hal itu dilakukan perseroan sebagai upaya mengakhiri demonstrasi yang merusak, dan menyebabkan pengunduran diri eksekutif perseroan.

Selama pertemuan dengan serikat pekerja pada hari Sabtu, Chief Executive baru Ben Smith mengusulkan kenaikan upah retroaktif 2% berlaku sejak awal tahun ini, ditambah 2% lagi pada Januari, kata pejabat serikat.


Serikat pekerja dapat merespons proposal tersebut secepatnya pada Selasa. Proposal itu akan mencakup kajian pembayaran lebih lanjut pada Oktober 2019, tambahnya, melansir Reuters.
Air France menolak mengomentari tawaran yang pertama kali dilaporkan oleh media Prancis itu.

"Ini adalah diskusi dengan mitra sosial [kita] dan bukan negosiasi," kata juru bicara perusahaan.


Serikat pilot SNPL dan lainnya menuntut kenaikan gaji 5,1% untuk mengkompensasi inflasi yang telah mengikis tingkat pembayaran riil dalam beberapa tahun terakhir.

Perselisihan itu menyebabkan pemogokan berminggu-minggu awal tahun ini, membatalkan ratusan penerbangan dan mengurangi 335 juta euro (US$ 384 juta) dari pendapatan semester pertama grup.

Smith bergabung dengan Air France-KLM bulan lalu dari Air Canada dan dengan cepat mengambil alih kepemimpinan langsung bisnis Air France dari direktur pelaksana yang mengundurkan diri, Franck Terner.

Air France-KLM pekan lalu mengumumkan penunjukan veteran Air Canada lainnya, Oltion Carkaxhija, untuk menjabat sebagai wakil presiden termasuk pengawasan negosiasi tenaga kerja.
Artikel Selanjutnya

Air France-KLM & AirAsia-Malindo Berebut Malaysia Airlines?


(ray/ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading