Google Kembali akan Dituntut, Ada Apa?

News - Rehia Indrayanti Beru Sebayang, CNBC Indonesia
29 September 2018 11:20
Google Kembali akan Dituntut, Ada Apa?
Brussels, CNBC Indonesia - Google kembali akan menghadapi tuntutan hukum. Kali ini giliran Kementerian Pertahanan Belgia akan menuntut raksasa teknologi asal Amerika Serikat (AS) tersebut.

Menurut juru bicara kementerian, tuntutan itu dilayangkan karena Google tidak mematuhi permintaan untuk mengaburkan citra satelit dari situs militer yang sensitif.

Kementerian menyatakan telah meminta agar situs-situs seperti pangkalan udara dan stasiun tenaga nuklir dikaburkan dalam layanan pemetaan satelit Google.

"Kementerian Pertahanan akan menuntut Google," kata juru bicara itu, tanpa memberikan perincian lebih lanjut.

Google telah memenuhi permintaan serupa dari pemerintah lain atas kekhawatiran Google Earth, Google Maps, dan layanan Street View Granular yang dapat membahayakan keamanan.

Google, anak perusahaan Alphabet Inc, segera merespons rencana Kementerian Pertahanan Belgia.

"Sangat memalukan karena Kementerian Pertahanan Belgia telah memutuskan untuk mengambil keputusan ini," kata Michiel Sallaets, juru bicara Google di Belgia, melansir Reuters.

"Kami telah bekerja sama dengan mereka selama lebih dari dua tahun, membuat perubahan pada peta kami di mana diminta dan legal," lanjutnya.


(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading