Tencent Potong Target IPO Hingga Separo Jadi US$ 2 M

News - Bernhart Farras, CNBC Indonesia
19 September 2018 19:54
Tencent Potong Target IPO Hingga Separo Jadi US$ 2 M
HONG KONG, CNBC Indonesia - Tencent Music Entertainment Group, perusahaan streaming musik terbesar di China, mengurangi separuh dari nilai emisi yang ditargetkan dari pelepasan saham perdana (intial public offering/IPO) di Amerika Serikat (AS) menjadi sekitar US$2 miliar (Rp 29 triliun), menurut tiga sumber yang dekat dengan kesepakatan itu.

Tencent Music Entertainment Group adalah anak perusahaan dari Tencent Holdings. Dua minggu lalu, mereka telah mengajukan pendaftaran secara rahasia kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC), kata tiga orang dengan pengetahuan tentang masalah tersebut. Pendaftaran ini dapat menjadi salah satu perusahaan China dengan IPO terbesar di New York pada tahun ini.

Sebelumnya, Tencent Music telah berusaha untuk menaikkan nilai emisi hingga US$4 miliar, kata orang-orang yang akrab dengan masalah tersebut. Dengan nilai itu Tencent akan membuatnya menjadi perusahaan China dengan IPO terbesar di AS pada tahun 2018. Jika itu terjadi Tencent akan mengalahkan perusahaan streaming iQiyi dengan IPO US$2,42 miliar pada bulan Maret lalu.


Perusahaan mencari valuasi di sekitar angka US$25 miliar, menurut publikasi Thomson Reuters IFR. Sumber tidak mengungkapkan apakah kesepakatan yang sekarang lebih kecil dari valuasi yang lebih rendah atau lebih sedikit saham yang akan dijual.

Tencent Music menjalankan penyedia layanan musik: QQ Music, KuGou dan Kuwo, yang mengendalikan tiga perempat dari pasar streaming musik di China yang sedang digandrungi.

Dengan layanannya, pengguna dapat mendengarkan artis China dan internasional seperti Justin Bieber, Ed Sheeran dan Bruno Mars.

Pengajuan itu diajukan ke SEC pada 7 September, menurut dua orang yang dekat dengan kesepakatan itu.

Sumber-sumber itu menolak disebutkan namanya karena informasinya tidak bersifat publik.

Pertumbuhan pesat layanan streaming musik dalam beberapa tahun terakhir telah menyebabkan kembalinya kekayaan industri rekaman musik global. Pada 2017, industri ini berhasil meraih pertumbuhan pendapatan positif dalam 3 tahun berturut-turut, menurut laporan oleh badan industri IFPI.

Penawaran saham ke publik juga dilakukan oleh layanan streaming musik Swedia, Spotify pada awal tahun ini. Mengingat streaming online menjadi bagian terbesar dari pendapatan industri rekaman.

Pada bulan Desember tahun lalu, Tencent dan Spotify menyetujui pertukaran saham. Hasilnya, Tencent mendapatkan dengan 7,5% saham di Spotify, termasuk saham yang dimiliki melalui Tencent Music, menurut prospektus yang diajukan oleh Spotify menjelang IPOnya pada bulan April.

Tencent Music akan menjadi pemain baru di serangkaian perusahaan China yang masuk dalam pasar AS tahun ini. Perusahaan lain yang telah mengadakan IPO: perusahaan kendaraan listrik, NIO Inc yang mengumpulkan US$1 miliar dan penekan kelompok online (online group discounter) Pinduoduo dengan pengumpulan US$1,63 miliar. (hps)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading