Proyek Tol Pandaan-Malang Capai 60%

News - Tito Bosnia, CNBC Indonesia
10 September 2018 14:07
Proyek Tol Pandaan-Malang Capai 60%
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) mencatat progress pekerjaan konstruksi jalan tol Pandaan-Malang yang berlokasi di Jawa Timur telah mencapai 60%.

Sejalan dengan itu, luas lahan yang belum dibebaskan untuk proyek tersebut menyisakan 10% dari total kebutuhan.

"Perseroan optimistis dapat menyelesaikan pekerjaan pembangunan proyek Jalan Tol Pandaan-Malang hingga akhir tahun 2018 sehingga jalan tol tersebut dapat langsung dioperasikan secara maksimal pada awal tahun 2019," ujar Direktur Utama PT Pembangunan Perumahan Lukman Hidayat melalui siaran pers, Senin (10/9/2018).


Lebih lanjut jalan tol yang memiliki panjang 38,48 kilometer (km) tersebut merupakan bagian dari proyek jalan tol Trans Jawa yang pekerjaannya dibagi menjadi 5 (lima) seksi wilayah. Jalan tol ini nantinya akan terhubung dengan Jalan Tol Gempol-Pandaan hingga Gempol-Surabaya.

Jalan Tol Pandaan-Malang merupakan proyek investasi yang dimiliki oleh PT Jasamarga Pandaan Malang dimana kepemilikannya terdiri 3 (tiga) BUMN, yaitu PT Jasamarga (Persero) Tbk sebesar 60%, PT PP (Persero) Tbk sebesar 35% dan PT SMI (Persero) sebesar 5%.



Sedangkan dari segi pembiayaan, proyek jalan tol tersebut menelan biaya investasi hingga Rp 5,97 triliun dimana sumber pendanaan sebesar 30% berasal dari modal perusahaan dan sisanya sebesar 70% berasal dari pinjaman perbankan.

Sebagai tambahan informasi, hingga Juli tahun ini PTPP mencatatkan kontrak baru sebesar Rp 27,19 triliun. Pencapaian tersebut mencerminkan pertumbuhan kontrak baru sekitar 24% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY) sebesar Rp 21,86 triliun.

"Sampai dengan Juli 2018 ini, perseroan berhasil merealisasikan perolehan kontrak baru sebesar 55% dari total target yang ditetapkan oleh Manajemen perseroan, yaitu sebesar Rp 49 triliun di tahun 2018 sehingga Manajemen optimistis target kontrak baru tahun ini akan tercapai," ungkap Lukman. (ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading