Perusahaan dan Pengusaha Besar Ini Paling Taat Bayar Pajak

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
13 March 2018 12:25
Perusahaan dan Pengusaha Besar Ini Paling Taat Bayar Pajak
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyerahkan tanda apresiasi dan penghargaan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan kepada Wajib Pajak Besar, Selasa (13/3/2018).

Sejumlah 31 wajib pajak perorangan dan badan usaha mendapatkan penghargaan atas kontribusi mereka dalam pencapaian target penerimaan Kantor Wilayah DJP Wajib Pajak Besar (Large Tax Office/ LTO) di tahun 2017.


Penghargaan itu juga diberikan dengan pertimbangan para wajib pajak tersebut patuh terhadap peraturan perpajakan.


Kanwil LTO menjadi penopang penerimaan pajak negara tiap tahunnya. Tercatat pada tahun 2017 realisasi penerimaan pajak Kanwil LTO mencapai Rp. 361,84 triliun sementara target tahun ini ditetapkan sebesar Rp432,37 triliun atau tumbuh 19.54% dibanding realisasi tahun lalu.

Pencapaian target penerimaan Kanwil DJP Wajib Pajak Besar tahun 2018 akan mendukung 30,33% target nasional, yaitu sebesar Rp1.424 triliun.

"Kontribusi yang diberikan dari para WP [wajib pajak] ini adalah sangat signifikan bagi keseluruhan penerimaan negara kita karena dalam hal ini merupakan salah satu atau satu Kanwil yang memang memiliki kontribusi terbesar terhadap keseluruhan target penerimaan pajak," kata Sri Mulyani.

Ia mengharapkan 32% dari total penerimaan negara tahun ini akan bisa disumbangkan oleh Kanwil LTO.

"Kalau WP-nya merasa semangat, saya jadi ikut semangat," ujar Sri Mulyani.


Berikut adalah 31 wajib pajak yang menerima penghargaan dari pemerintah.

1. PT. Adaro Indonesia
2. PT. Adira Dinamika Multi Finance Tbk
3. PT. Astra Daihatsu Motor
4. Arifin Panigoro
5. Anthoni Salim
6. PT. Bio Farma (Persero)
7. PT. Bukit Asam Tbk
8. PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk
9. PT. Bank BNI (Persero) Tbk
10. PT Bank BRI (Persero) Tbk
11. PT. Bank Central Asia Tbk.
12. PT. Chandra Asri Petrochemical Tbk
13. Chairul Tanjung
14. Erick Thohir
15. Edwin Soeryadjaya
16. PT. Honda Prospect Motor
17. James Tjahaja Riady
18. PT. Kaltim Prima Coal
19. PT. Kideco Jaya Agung
20. PT. Pertamina (Persero)
21. PT. Pupuk Indonesia (Persero)
22. PT. PLN (Persero)
23. PT. Pama Persada Nusantara
24. PT. Pegadaian (Persero)
25. Raden Eddy Kusnadi Sariaatmadja
26. Sofjan Wanandi
27. PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk
28. PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel)
29. PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia
30. PT. Unilever Indonesia Tbk
31. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk

(prm/prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading