Sri Mulyani: Pertumbuhan Ekonomi 2018 Bakal Capai 5,4%

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
12 March 2018 15:06
Sri Mulyani: Pertumbuhan Ekonomi 2018 Bakal Capai 5,4%
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati masih optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2018 akan sesuai target yang diasumsikan di APBN. Sri Mulyani optimistis pertumbuhan ekonomi 2018 mencapai 5,4%.

"Pertumbuhan ekonomi kami perkirakan tetap di 5,4% dan kita terus berusaha stabilkan harga jaga momentum agar konsumsi terjaga, serta akselerasi investasi dan ekspor," ungkap Sri Mulyani di Gedung Kemenkeu, Senin (12/3/2018).

Sementara, pemerintah memastikan inflasi juga akan terjaga di level 3,5%. Namun untuk nilai tukar rupiah diproyeksikan akan melemah di Rp 13.500/US$ sedangkan untuk minyak mentah bisa lebih tinggi ke US$ 55-60 per barel.



"Kami akan pantau terus nilai tukar dan minyak. Keduanya berikan dampak lebih baik karena penerimaan dari dolar AS dan minyak baik PNBP dan migas. Jadi APBN kita alami keuntungan. Tapi kita tahu ini pengaruhi harga keekonomian solar yang masih disubsidi dan listrik," paparnya.

Dalam menyikapi situasi harga minya, Sri Mulyani mengatakan, kenaikan harga minyak tidak akan langsung berpengaruh ke masyarakat. "Kami juga akan naikkan alokasi subsidi bagi solar, agar Pertamina tidak alami beban perusahaan. Dan kami akan melakukan capping harga jual batubara kepada PLN," tuturnya.

Lebih jauh Sri Mulyani mengatakan, defisit APBN masih akan dikendalikan tidak akan lebih dari 2,19%. Jauh lebih rendah dari tahun lalu sekitar 2,49%.

"Kalau tidak salah, kenaikan alokasi anggaran subsidi solar tidak lebih dari Rp 4-5 triliun dari nilai awal yang disubsidi Rp 500 per liter menjadi Rp 1.000 per liter," kata Sri Mulyani. (dru/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading