MARKET DATA

Harga Batu Bara Acuan Februari Naik, Capai US$ 100,69 per Ton

Gustidha Budiartie,  CNBC Indonesia
06 February 2018 11:02
Harga Batu Bara Acuan Februari Naik, Capai US$ 100,69 per Ton
Foto: ist
Jakarta, CNBC Indonesia- Harga batu bara acuan (HBA) untuk bulan Februari ini naik. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merilis harga komoditas untuk jenic Cv 6322 Kcal/kg GAR naik menjadi US$ 100,69 per ton dari sebelumnya US$ 95,54 di Januari lalu.

Kementerian ESDM menargetkan produksi batu bara di 2018 ini mencapai 425 juta ton, sementara dari produksi tersebut yang dialokasikan khusus untuk pemakaian dalam negeri (DMO) adalah 114 juta ton. Dari sisi produksi angka ini mengalami kenaikan dibanding target pada Januari lalu yang sebanyak 406 juta ton, sementara dari sisi alokasi DMO justru turun dari sebelumnya yang dijatahkan 131 juta ton.

Harga mineral acuan lainnya untuk Februari ini adalah sebagai berikut;Ā 

  1. Tembaga (Cu): US$ 7.095,83/dmt naik dari Januari yang sebesar US$ 6741/dmtĀ 
  2. Nikel (Ni): US$ 12.425,75 /dmt naik dari Januari yang sebesar 11.304/dmt
  3. Kobalt (Co): US$ 76.075,00/dmt naik dari Januari US$ 68.304,55/dmtĀ 
  4. Aluminium (Al): US$ 2.194,93/dmt naik dari US$ 2.046/dmt di JanuariĀ 
  5. Timbal (Pb): US$ 2.552,03/dmt naik dari US$ 2.849,52 di Januari
  6. Seng (Zn): US$ 3.363,70/dmt naik dari US$ 3.187 di JanuariĀ 
  7. Emas sebagai Mineral Ikutan: US$ 1.309,96 /ounce naik dariĀ  US$ 1.269/ounce di JanuariĀ 
  8. Perak sebagai Mineral Ikutan: US$ 16,92 /ounce naik dari 16,42/ounce di JanuariĀ 
(gus/gus)
Next Article Pemerintah Ramu Mekanisme Harga Batu Bara Domestik


Most Popular
Features