Bulog Siapkan Rp 15 Triliun untuk Impor Beras Tahun Ini

News - Exist In Exist & Samuel Pablo, CNBC Indonesia
15 January 2018 20:08
Bulog Siapkan Rp 15 Triliun untuk Impor Beras Tahun Ini
Jakarta, CNBC Indonesia – Perum Bulog menganggarkan Rp 15 triliun untuk melakukan impor beras pada tahun ini.

Dirut Bulog Djarot Kusumayakti mengatakan tersedianya anggaran tersebut sekaligus memastikan pihaknya dapat melakukan impor sebanyak 500.000 ton beras mulai akhir bulan ini.

“Dari sisi anggaran, kami sudah persiapkan khusus untuk beras. Ada Rp 15 triliun. Bulog sangat mampu, jangan khawatir,” jelasnya, Senin (15/01/2018).


Namun, dia tidak secara spesifik menyebutkan berapa nilai impor 500.000 ton beras untuk meningkatkan stok beras dan menstabilkan harga di dalam negeri dalam waktu dekat ini.

Seperti diketahui, Bulog hari ini ditunjuk untuk melakukan impor beras paling telat dimulai akhir bulan ini, menggantikan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia.


Sementara itu, panen raya padi yang dimulai pada Februari 2018 dinilai berpotensi dapat menurunkan tharga gabah sehingga pemerintah harus meninjau kembali Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk melindungi petani.

Ketua Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi) Sutarto Alimoeso mengatakan penurunan harga gabah tersebut menjadi masalah baru setelah saat ini pemerintah disibukkan dengan kurangnya stok beras.

“Awal Februari akan ada masalah baru yakni harga gabah yang jatuh. Pemerintah harus meninjau HPP,” jelasnya dalam FGD terkait Komoditi Beras yang diselenggarakan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Senin (15/01/2018).

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Tjipinang Food Station, Arief Prasetyo Adi juga menekankan hal yang sama.

"Jadi, sekarang kita ributkan soal Harga Eceran Tertinggi (HET). Sebentar lagi kita harus fokus memikirkan flooring price gabah dan beras," terang Arief. (ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading