Beras Masih Mahal di Jakarta

News - Samuel Pablo, CNBC Indonesia
11 January 2018 14:58
Beras Masih Mahal di Jakarta
Jakarta, CNBC Indonesia – Harga beras masih cukup tinggi meskipun Bulog telah melakukan operasi pasar sejak dua hari lalu.

Pantauan CNBC Indonesia di dua pasar di Jakarta, yaitu Pasar Mayestik dan PD Jaya Pasar Minggu, harga beras bervariasi hingga yang tertinggi Rp 13.500 per kilogram (kg) atau jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) Rp 9.450 per kg.

PD Warsin Jaya, salah satu kios beras di Pasar Mayestik, menjual beras medium merek Jambu seharga Rp 12.500 per kg dan merek Petruk seharga Rp 13.500 per kg.


Pedagang di kios tersebut mengakui kenaikan harga sebesar Rp 2.000 per kg sudah sejak bulan lalu.

"Ini yang kita beli dari Pasar Induk. Harganya emang naik Rp 2.000, lagi gagal panen. Beras Bulog nggak masuk sini tuh," jelasnya.


Adapun kios beras lain di Pasar Mayestik yakni Sumber Mas, menjual beras medium dari Bulog dengan harga Rp 9.300/kg.

"Kalo yang nggak dari Bulog, modalnya Rp 10.500, dijualnya ya di atas itu. Ini enggak ambil dari Pasar Induk, langsung dari agen sendiri," terang penjualnya.

Sementara itu, di PD Jaya Pasar Minggu beras medium dijual dengan harga bervariasi sekitar Rp 9.800 - Rp 11.000 per kg.

Salah satu penjual mengakui bahwa beras medium milik Bulog baru saja masuk sehari sebelumnya.

"Kalau dari Bulog, mereka datang kemarin mengecek satu-satu setiap toko mau ambil berapa karung. Itu yang dari Bulog kami jual Rp 8.000 per kg. Sisanya ya saya ambil dari pasar Induk, biasa dicampur-campur dari banyak toko. Kan bervariasi harganya di sana, ada yang murah, ada yang mahal" jelasnya.


Adapun sesuai data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional, rata-rata harga beras di Jakarta hari ini tercatat Rp 13.600 per kg.

Seperti diketahui, pada 9 Januari 2018 Bulog menyalurkan sebanyak 13.000 ton beras medium ke pasar tradisional untuk mengendalikan harga yang terus naik dalam sebulan terakhir. (ray/ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading