INKA Ditunjuk Produksi Kereta LRT Senilai Rp 4,1 triliun

News - Exist In Exist & Arys Aditya, CNBC Indonesia
09 January 2018 17:27
INKA Ditunjuk Produksi Kereta LRT Senilai Rp 4,1 triliun

  • INKA membuka opsi kerja sama dengan mitra lain seperti Bombardier dan Hyundai
  • Dibutuhkan hingga 1.000 pekerja tambahan untuk memproduksi 36 train set LRT Jabodebek

Jakarta, CNBC Indonesia – Kereta light rail transit (LRT) sebanyak 36 set dengan nilai Rp 4,1 triliun di jalur Jabodebek diputuskan untuk diproduksi oleh PT Industri Kereta Api (INKA).

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan mengatakan INKA akan didukung oleh Institut Teknologi Bandung, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, serta Kementerian Perindustrian.

Rolling stock untuk LRT Jabodebek akan local content. Dikerjakan oleh INKA bersama ITB, BPPT dan Kemenperin,” jelas Luhut usai rapat koordinasi terkait pengadaan kereta LRT Jabodebek, Selasa (09/01/2018).


Sementara itu, Direktur Keuangan INKA Muhammad Nur Sodiq menuturkan produksi seluruh train set membutuhkan waktu hingga 15 bulan. 

Dia juga menyampaikan ada beberapa teknologi yang belum dikuasai INKA sehingga membutuhkan kerja sama dengan perusahaan lain.

Teknologi yang belum dikuasai INKA antara lain sistem propulsi di motor penggerak gereta.

“Kami tetap tidak sendiri mengerjakan hal ini karena ada beberapa hal yang kami tidak bisa. Kami sedang melakukan penjajagan, kira-kira mana yang paling pas nanti kami cari, semua mitra berpotensi seperti Bombardier, Hyundai, dan yang lainnya,” jelas Sodiq.

Adapun menurut Sodiq, INKA tetap mengupayakan agar tingkat komponen dalam negeri (TKDN) minimal sebesar 425%.

Dia menambahkan INKA membutuhkan tambahan pekerja hingga 1.000 orang untuk memprodusi train set LRT ini. (ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading