09:54
Video: Perang Jadi Isu, Investor Bursa Berjangka Lari Ke Aset Mana?
Jakarta, CNBC Indonesia- Perang Timur Tengah antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel turut berdampak pada pasar perdagangan berjangka atau 'futures market' seiring dengan meningkatnya sensitivitas persepsi investor terhadap profil risiko di bursa berjangka.
Direktur Utama Jakarta Futures Exchange (JFX), Yazid Kanca Surya mengatakan kondisi ini mempengaruhi perubahan kondisi supply dan demand, saat isu geopolitik kembali memanas investor langsung bereaksi karena terkait dengan harga energi, logistik dan gangguan rantai pasok global.
Saat ada gangguan logistik dan harga energi akibat penutupan selat Hormuz, pasar langsung menambahkan premi risiko ke harga. Bahkan komoditas emas ikut mengalami anomali meski masih menjadi komoditas safe haven
Lalu bagaimana daya tarik dan tantangan perdagangan bursa berjangka di tengah gejolak geopolitik global? Selengkapnya simak dialog Shafinaz Nachiar dengan Direktur Utama Jakarta Futures Exchange (JFX), Yazid Kanca Surya dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Selasa, 28/04/2026)
Addsource on Google