Video: Risiko Inflasi Naik Akibat Perang, Suku Bunga Masih Bisa Turun?
Jakarta, CNBC Indonesia- Kenaikan harga minyak mentah dunia imbas perang Ian Vs AS-Israel telah menimbulkan kekhawatiran terhadap lonjakan inflasi sekaligus menurunkan prospek berlanjutnya tren pemangkasan suku bunga acuan Bank Sentral di 2026.
Investment Director Sucor Asset Management, Dimas Yusuf menyebutkan dampak perang Timur Tengah terasa hingga ke pasar keuangan dan nilai tukar Rupiah. Selain itu tekanan global berpotensi mengerek kenaikan inflasi di Indonesia namun diharapkan masih bisa terkendali namun mengingat inflasi AS yang berpotensi kembali naik dapat menjadi berkurangnya peluang penurunan suku bunga acuan.
Seperti apa dampak perang terhadap pasar keuangan hingga arah kebijakan suku bunga? Selengkapnya simak dialog Syarifah Rahma dengan Investment Director Sucor Asset Management, Dimas Yusuf dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Senin, 30/03/2026)
Add
source on Google