10 Cara Hemat Energi di Rumah, Tagihan Listrik Bulanan Lebih Ringan

Dany Gibran,  CNBC Indonesia
04 February 2026 17:07
Mesin cuci. (Dok. Freeoik)
Foto: Mesin cuci. (Dok. Freeoik)

6. Gunakan Air dan Listrik Secukupnya di Dapur

Dapur merupakan salah satu titik konsumsi energi terbesar di rumah.

Fakta daya umum:

  • Ketel listrik: ±1.200-1.800 watt

  • Rice cooker: ±300-700 watt

  • Kompor listrik: ±1.000-2.000 watt

Contoh kebiasaan hemat:

  • Isi ketel hanya sesuai kebutuhan

  • Gunakan panci sesuai ukuran kompor

  • Pasang aerator pada keran

Langkah sederhana ini bisa menurunkan penggunaan energi tanpa mengorbankan kenyamanan.

7. Cuci Pakaian dengan Suhu Rendah

Sebagian besar energi mesin cuci digunakan untuk memanaskan air.

Fakta Daya:

  • Mesin tanpa pemanas: ±300-600 watt

  • Mesin dengan pemanas: ±1.000-2.000 watt

Tips efisiensi:

  • Gunakan suhu 30°C untuk pakaian harian

  • Jalankan mesin saat muatan penuh

  • Aktifkan mode eco jika tersedia

Untuk kebutuhan normal, suhu rendah sudah cukup efektif.

8. Gunakan Dishwasher Saat Muatan Penuh

Jika menggunakan mesin cuci piring, jangan menyalakannya saat setengah kosong.

Fakta daya:

  • Dishwasher: ±1.200-2.400 watt per siklus

Satu siklus penuh jauh lebih hemat dibanding beberapa siklus kecil.

9. Pilih Shower Dibanding Berendam

Mandi berendam membutuhkan air panas jauh lebih banyak dibanding shower.

Fakta konsumsi air panas:

  • Bathtub: ±150 liter

  • Shower: ±40-60 liter

Untuk penggunaan harian:

  • Shower lebih efisien

  • Konsumsi air dan energi lebih terkendali

10. Matikan Lampu Saat Tidak Digunakan

Kebiasaan klasik namun tetap relevan.

Fakta daya:

  • Bohlam pijar: 60-100 watt

  • LED setara: 8-15 watt

Agar lebih maksimal:

  • Gunakan lampu LED

  • Maksimalkan cahaya alami di siang hari

Skala Estimasi
Minimal Rp100.000/bulan
Moderat Rp180.000/bulan
Maksimal Rp300.000+/bulan
Tahunan Rp1,2 - Rp3,6 juta
(dag/dag)
[Gambas:Video CNBC]



Most Popular
Features