Inflasi Tinggi Don't Worry, Investasi di SBR012 Obatnya!

My Money - Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
24 January 2023 10:45
Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam acara Ground Breaking Kampus III UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada Minggu (22/1/2023). (Tangkapan Layar Youtube uinmlg) Foto: Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam acara Ground Breaking Kampus III UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada Minggu (22/1/2023). (Tangkapan Layar Youtube uinmlg)

Jakarta, CNBC Indonesia - Investasi itu gak melulu di saham, reksa dana, emas, rumah, tanah, atau bahkan bitcoin. Kenalin nih, investasi Surat Utang Negara (SUN) yang bisa kasih cuan hingga 6,35% per tahun. Ampuh lawan inflasi!

Pemerintah baru saja menerbitkan SBR012 yang terdiri dari dua jenis berdasarkan jatuh tempo yakni SBR012-T2 (2 tahun) dan SBR012-T4 (4 tahun) ditawarkan pada 19 Januari hingga 9 Februari 2023.

Masing-masing jenis memberikan kupon atau return sebesar 6,15% per tahun untuk SBR012-T2 dan 6,35% per tahun untuk SBR012-T4. Bunganya bersifat mengambang atau floating. Ini artinya besaran kupon SBR akan disesuaikan dengan perubahan BI 7 Day Reseve Repo Rate atau suku bunga BI setiap tiga bulan sekali.

Sementara besaran kupon 6,15% dan 6,35% per tahun adalah kupon minimal. Artinya tingkat kupon pertama yang ditetapkan akan menjadi kupon minimal yang berlaku sampai dengan jatuh tempo.

Misalnya, ada pengumuman suku bunga BI turun menjadi 4,5%, maka kupon SBR secara teknis menjadi 5,15%, menurut simulasi kupon SBR012-T2 oleh Kementerian Keuangan. Maka kupon yang berlaku adalah 6,15% per tahun yang merupakan kupon minimum.

Kemudian misalkan suku bunga BI naik menjadi 6,5%, maka di atas kertas kupon SBR012-T2 menjadi 7,15% per tahun. Ini kupon yang berlaku.

Sedangkan untuk SBR012-T4 memiliki hitung-hitungan yang lebih cuan saat suku bunga BI naik. Contohnya suku bunga BI sama-sama naik 6,50%, kupon yang berlaku pada SBR012-T4 akan menjadi 7,35% per tahun, lebih tinggi dibandingkan dengan SBR012-T2.

Kenapa SBR012-T4 lebih gede kuponnya?

Ini karena terdapat pada rumus penghitung kupon. SBR012-T2 rumusnya adalah bunga BI7DRRR+65 basis poin. Sementara SBR012-T4 rumusnya adalah BI7DRRR+85 basis poin.

SBR ini ramah terhadap investor ritel dan juga pemula karena nilai nominal pembelian hanya Rp1 juta saja. Pembayaran kupon dilakukan pada tanggal 10 setiap bulannya, di mana kupon pertama akan dibayarkan pada 10 Maret 2023. Kupon bulanan yang diberikan adalah 6,15% dibagi 12 bulan atau 6,35% dibagi 12 bulan.

Uniknya, SBR012 memiliki fasilitas early redemption, merupakan fasilitas yang memungkinkan investor menerima sebagian pelunasan pokok SBR012-T2 & SBR012-T4 oleh Pemerintah sebelum jatuh tempo.

Fasilitas ini hanya dapat dimanfaatkan oleh investor dengan minimal kepemilikan Rp2 juta di setiap Mitra Distribusi dan jumlah maksimal yang dapat diajukan untuk Early Redemption adalah 50% dari total kepemilikan investor.

Berinvestasi di SBR aman karena diterbitkan oleh negara sehingga surat utang ini juga dijamin oleh negara.

Asal tahu saja, inflasi di Indonesia pada 2022 tercatat 5,51%. Oleh karena itu SBR012 mampu mengalahkan laju inflasi dengan return 0,15% hingga 0,35% per tahun.

 

TIM RISET CNBC INDONESIA

Artikel Selanjutnya

Butuh Investasi Minim Risiko? Yuk Kenali Instrumen Obligasi


(ras/ras)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading