Dunia 'Gelap', Generasi Sandwich Makin Berat! Apa Solusinya?

My Money - Chandra Dwi, CNBC Indonesia
04 October 2022 17:50
Atur Kocek Generasi Sandwich (CNBC Indonesia TV) Foto: Atur Kocek Generasi Sandwich (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ekonomi global berpotensi kembali lesu karena tingginya inflasi dan bank sentral di banyak negara yang mulai mengetatkan kebijakan moneternya guna meredam inflasi.

Kondisi tersebut membuat kondisi finansial masyarakat pun berdampak, di mana mereka kini terpaksa harus merogoh uangnya lebih dalam karena kenaikan harga yang memberatkan mereka, terutama bagi kalangan generasi 'sandwich'.

Sederhananya, generasi 'sandwich' adalah istilah yang menggambarkan posisi finansial seseorang yang terhimpit antara generasi atas dan generasi bawah. Generasi atas misalnya orangtua atau mertua, sementara itu generasi bawah bisa berarti mengacu ke anak.

Hal yang membedakan generasi ini dengan generasi lainnya adalah generasi ini memiliki beban yang lebih besar baik secara finansial maupun psikologis karena harus menjadi tulang punggung bagi orang lain.

Umumnya, hal ini sering terjadi di lingkungan masyarakat Indonesia yang masih menganut adat ketimuran dimana setiap orang dewasa umumnya masih memperhatikan dan menghidupi orang tuanya.

Dengan kondisi perekonomian global yang tidak menentu, mereka semakin terhimpit sulitnya untuk memenuhi kebutuhan, baik untuk dirinya, orang tua, maupun anak-anaknya.

Harga-harga kebutuhan yang merangkak naik membuat anggaran mereka yang disiapkan sebelumnya sudah cukup, namun pada akhirnya tidak bisa untuk mencukupinya.

Mirisnya, saat anggaran untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari makin bertambah, tetapi pendapatan yang diterimanya tidak bertambah alias masih terbatas.

Untuk itu, kamu yang terkena generasi ini perlu mengetahui pentingnya pengelolaan uang agar di saat krisis terjadi, sumber pendapatan kamu yang terbatas tidak terlalu 'boncos' untuk memenuhi kebutuhan.

Untuk melakukan pengelolaan keuangan yang baik, tentunya diperlukan penyisihan pengeluaran secara disiplin. Ini bisa dilakukan dengan cari membagi pengeluaran dalam pos-pos.

Selain itu, bentuk lainnya dalam pengelolaan keuangan lainnya yakni menentukan skala prioritas. Kamu harus pandai mengatur skala prioritas tidak hanya terkait keuangan namun juga terkait ketersediaan waktu, misalnya ketika harus memilih antara menjaga orang tua atau merawat anak.

Tak hanya itu saja, kamu juga harus dapat mengontrol psikologis atau emosi diri. Generasi 'sandwich' juga terkenal dengan sikap yang mudah cemas dan marah serta terkadang sulit diprediksi atau berubah-ubah.

Agar kamu merasa lebih tenang dan aman untuk itu perencanaan keuangan penting dilakukan sejak dini sehingga dengan bekal keuangan yang cukup dapat membuat kita terhindar dari jebakan generasi 'sandwich'.

Berikut adalah beberapa tips perencanaan keuangan agar dapat memutus jebakan generasi sandwich

1. Kelola keuangan dengan baik

Jika belum terbiasa mengelola keuangan, solusinya bisa mulai dengan melakukan pencatatan keuangan. Dengan begitu, kamu akan tahu uang digunakan untuk apa, sehingga bisa segera melakukan perbaikan jika mulai boros pada jenis pengeluaran tertentu.

Dengan mencatatnya, kamu bisa tahu jumlah aset yang dimiliki, utang (jika ada), dan dapat menjaga arus kas agar tetap positif.

2. Cari penghasilan tambahan atau berinvestasi

Jika merasa pemasukan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan, maka bisa mencari penghasilan tambahan.

Saat ini, banyak pilihan untuk mencari tambahan pemasukan, seperti berjualan online, hingga bekerja paruh waktu atau freelance.

Meski sedikit mengorbankan tenaga dan waktu, setidaknya keterbatasan finansial karena kurangnya penghasilan tidak lagi menjadi masalah.

Selain mencari penghasilan tambahan, kamu juga dapat berinvestasi, meski iklim investasi saat ini juga masih tak menentu.

Jika perlu, carilah aset investasi yang dalam jangka panjang memberikan peluang keuntungan yang cukup besar, jangan terlalu fokus berinvestasi dalam jangka pendek.


3. Kurangi pengeluaran yang tidak terlalu penting

Bijaksana dalam mengatur pengeluaran pribadi juga menjadi kunci penting bagi generasi 'sandwich'. Saat dewasa, tentunya keinginan juga makin bertambah. Namun, tetap harus dibedakan yang mana kebutuhan dan yang mana keinginan. Kamu harus dapat menentukan prioritas dan mengutamakan kebutuhan.

Selain itu, kamu sebaiknya menghindari bertansaksi menggunakan utang, karena dikemudian harinya, Anda harus menyisihkan dana untuk melunasi utang.

Apalagi dengan naiknya suku bunga, maka bunga yang harus dibayarkan juga akan makin bertambah, bila kamu memiliki utang di bank.

Namun jika utang tidak dapat dihindari, maka sebaiknya kamu hindari kebiasaan menumpuk utang atau gali lubang tutup lubang agar tidak mewariskan utang pada generasi selanjutnya.

Jika kamu memiliki dana yang cukup untuk melunasi utang, sebaiknya kamu cepat-cepat untuk melunasi, jangan menahan-nahan untuk melunasi utang, kecuali kamu berutang di perusahaan keuangan atau bank yang menerapkan pelunasan utang pada tenor tertentu, sehingga hal ini tidak dapat dilunasi kapan saja.

Yang terpenting jika kamu tidak memiliki uang yang cukup, tahan dulu keinginan kamu, jangan membeli barang yang sesuai dengan hobi menggunakan utang.

4. Siapkan dana darurat dan asuransi

Salah satu cara terbaik menyiapkan finansial masa depan adalah menyiapkan dana tabungan, terutama dana darurat. Pasalnya, uang yang dimiliki juga diperuntukkan untuk keluarga kecil dan orang tua, sehingga dana darurat menjadi hal yang wajib.

Dengan perencanaan uang yang baik dan menyiapkan dana darurat, maka tidak perlu pusing lagi ketika ada kebutuhan tak terduga atau di luar prediksi yang datang bersamaan.

Selain menyiapkan dana darurat, kamu dapat membeli produk asuransi. Tetapi, produk asuransi yang dinilai bermanfaat dalam jangka panjang, seperti asuransi kesehatan dan jiwa.

Asuransi dapat bermanfaat untuk mengamankan kamu dari risiko finansial yang timbul baik karena masalah kesehatan atau mengalami kecelakaan.

5. Siapkan tabungan pensiun

Setelah merasakan menjadi generasi sandwich, perencanaan keuangan pun harus ditingkatkan. Artinya, generasi berikutnya tidak boleh dibiarkan kembali menjadi 'sandwich' selanjutnya. Kamu dapat mulai mempersiapkan tabungan pensiun dari sekarang.

Tabungan pensiun bisa dipersiapkan dengan berbagai instrumen investasi dan simpanan. Jumlahnya pun tidak harus langsung besar, tetapi bisa terus ditingkatkan seiring waktu, kuncinya adalah disiplin dalam berinvestasi.

Dengan memiliki dana pensiun, kamu pun tidak akan membebani keuangan anak-anak di masa depan dan bisa memutus rantai generasi 'sandwich'.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Ini Cara Jadi Jagoan Generasi Sandwich Lewat Aplikasi


(chd/chd)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading