Mau Cuan? Berikut Cara Sehat Main Saham

My Money - Khoirul Anam, CNBC Indonesia
21 May 2022 16:27
allo bank festival

Jakarta, CNBC Indonesia - Founder Komunitas Midas Cuan, Felix Haridinata mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam memulai investasi, apapun jenisnya.

Sebelum memulai investasi, ia menyarankan masyarakat perlu belajar dan mencari informasi sebanyak-banyaknya terkait intrumen investasi yang akan dipilihnya. Dan jika ingin menjajalnya, ia menyarankan dimulai dari modal sedikit, untuk memahami bagaimana mekanismenya.

Seperti diketahui, belakangan pamor dunia investasi terus melonjak di masyarakat, terlebih setelah munculnya Kripto dan NFT. Hal ini membuka pandangan masyarakat luas bahwa investasi tidak hanya ada di saham.


"Banyak sekali info yang bisa kita dapat. Kita bisa nonton dari youtube dari orang-orang berpengalaman dan pada akhirnya baru kita bisa mulai putuskan invest. Namun kalau mau nyoba-nyoba, namanya coba, tentu harus kecil. Kalau langsung gede, itu nekat," jelas Felix di acara Cuap-Cuap Cuan Allo Bank Festival, Sabtu, (21/5/2022).

Felix sendiri tidak menampik kalau minat investasi masyarakat sangat tinggi. Namun menurutnya, hal tersebut perlu dibarengi dengan edukasi.

Sehingga, masyarakat yang ingin memulai investasi disegala jenis intrumen tidak sekedar hanya ikut-ikutan saja. Karena hal tersebut dikhawatirkan dapat merugikan investor pemula.

"Minat masyarakat terhadap invest tinggi sekali. Tapi minat yang tinggi peru dibarengi edukasi supaya tidak hanya ikut-ikutan," jelasnya.

Dalam investasi, pergerakan naik turunnya harga sendiri tergolong wajar, khususnya di saham. Volatilitassahamadalah salah satu hal yang lumrah terjadi dalam dunia saham. Bahkan, setiap saham yang ada di lantai Bursa, baik itu saham blue chip atau lainnya akan mengalami atau terdampak volatilitas.

Sayangnya ditengah tingginya volatilitas harga saham, masih banyak investor yang terkena Fear Of Missing Out atau (FOMO) yakni sindrom yang membuat seseorang merasa takut dan khawatir ketinggalan tren yang sedang ramai terjadi.

Hal itu kata Felix terjadi karena investor tidak paham dengan apa yang dibeli. Iapun menyarankan investor untuk pelajari bisnis perusahaan yang akan dibeli.

Kalau sudah paham bisnis perusahaan yang akan dibeli, dirinya yakin investor tidak akan rela cutt loss untuk ikut-ikutan beli saham yang lain.

"Kita (Komunitas) pasti ingetin. Karena kalau kita misalnya paham kita bisa terhindar dari fomo. ngga rela cutt lost. kita punya prinsisp beli saham bagus, simpan, dan jual di harga bagus," terangnya.

Selanjutnya, untuk membeli saham, Felix pun menyarankan investor bisa melihat isi dari laporan keuangan perusahaan yang akan dibeli. Hal ini penting dilakukan untuk melihat seberapa bagus kualitas saham perusahaan yang akan dibeli.

"Saya sarankan membaca laporan keuangan. Ketika kita beli saham, kita beli bisnis, jadi harus ngerti akuntingnya. di situ banyak sekali pembelajaran ketika kamu baru mulai. itu langkah awal yang bisa dilakukan," jelas Felix.

Untuk melihat atau mempelajari laporan keuangan, ujar Felix, investor pemula juga bisa belajar di Aplikasi Investasiku. Aplikasi dari PT Mega Capital Sekuritas tersebut, selain memberikan kemudahan dalam berinvestasi juga menghadirkan berbagai informasi terkait rekomendasi saham, edukasi trading hingga coaching clinic mengenai perencanaan keuangan.

"Di investasiku itu ada juga laporan keuangan dan banyak edukasi dan saya rasa sangat positif," tutupnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Mengenal Apa Itu Saham, Jenis, Keuntungan dan Cara Membelinya


(dpu/dpu)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading