Banyak Fitur Paylater, Gimana Menurut Pakar?

My Money - Khoirul Anam, CNBC Indonesia
17 May 2022 18:31
Transaksi PayLater & Modal Toko di Tokopedia Naik Pesat

Jakarta, CNBC Indonesia - Fitur paylater telah hadir di sejumlah layanan keuangan, marketplace, hingga agen travel online dalam beberapa tahun terakhir. Layanan ini menghadirkan tawaran 'beli dulu bayar nanti' dengan beragam syarat yang berbeda dari masing-masing penyelenggara.

Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), paylater adalah istilah pada transaksi pembiayaan barang atau jasa. Institusi penyedia layanan akan memberikan dana talangan kepada peminjam untuk membayar transaksi barang atau jasa yang dibutuhkan.

Secara garis besar, konsep paylater mirip kartu kredit. Hanya saja, fasilitas paylater bisa digunakan tanpa perlu kartu kredit. 
Dengan paylater, pengguna bisa membeli sesuatu sekarang untuk kemudian dibayar di kemudian hari dengan jangka waktu pembayaran mulai dari 1 bulan sampai 3 bulan.

Layanan paylater digemari masyarakat karena kemudahan proses dan pencairan yang ditawarkannya. Selain itu, sering kali orang memilih menggunakan paylater karena tergiur promo diskon khusus.


Para pengguna biasanya memanfaatkan paylater untuk membeli tiket pesawat sampai belanja di marketplace.

Menurut Komisaris Digital Futures Exchange Hendrikus Passagi, paylater telah menjadi salah satu infrastruktur penyelesaian transaksi, selain e-money, debit card, credit card, money transfer, dan lain sebagainya. Di samping itu, paylater mempermudah transaksi keuangan dalam lingkungan ekosistem ekonomi digital.

"Di sisi lain, paylater sangat minim risiko, sebab para pengguna tidak diminta untuk melakukan top up atau menyetor dana di muka yang identik dengan penghimpunan dana publik," jelas dia kepada CNBC Indonesia, Selasa (17/5/2022).

Karena rawan tindak kejahatan pemalsuan data digital, paylater mewajibkan penggunanya untuk tanda tangan digital yang secara umum telah diatur oleh Kementerian Kominfo dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

"Teknologi Tanda tangan digital menggunakan teknologi multi factor authentication yang jauh lebih maju dari pada teknologi one time password (OTP) yang selama ini telah umum digunakan industri keuangan, dan terbukti beberapa konsumen telah kehilangan dana dibeberapa lembaga keuangan," tambah Hendrikus.

Adapun kata dia, kehadiran paylater memerlukan peran pemerintah dan regulator untuk tetap membuka pintu seluas-luasnya bagi perkembangan bisnis model digital dan tidak memihak. Sehingga program inklusi keuangan dapat diwujudkan.



Sementara itu, Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot mengungkapkan paylater dapat difasilitasi melalui beberapa lembaga jasa keuangan seperti bank, lembaga pembiayaan atau fintech peer-to-peer lending.

Sementara itu, perencana keuangan Mitra Rencana Edukasi (MRE) Andri Nugroho mengatakan fasilitas paylater memang menawarkan kelebihan. Sebab pengguna bisa membeli barang atau kebutuhan yang diperlukan dengan konsep berutang namun dengan proses yang instan.

Selain itu, tidak seperti kartu kredit yang harus mengajukan permintaan untuk memilikinya kepada pihak bank dan butuh beberapa hari sebelum disetujui, paylater bisa langsung digunakan sepanjang memiliki akun di aplikasi yang menyediakan fasilitas tersebut.

Namun, lanjutnya, kekurangan paylater terletak pada bunga yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan kartu kredit.

"Kalau di kartu kredit bunga hanya dikenakan seandainya kita tidak langsung melunasi tagihan ataupun menunggak. Namun di paylater ketika jatuh tempo maka total pembayaran yang harus kita lakukan sudah termasuk bunga di dalamnya," kata Andi dikutip dari CNNIndonesia.com.

Tak hanya itu, paylater juga bisa menimbulkan masalah bila tidak berhati-hati dalam menggunakannya. Hal ini karena proses paylater sangat mudah digunakan dan penggunaannya bisa menggiring ke perilaku yang konsumtif bila tidak terkendali.

"Sebaiknya hanya digunakan untuk hal-hal yang bersifat penting dan urgent mengingat bunganya relatif cukup besar. Misalnya, ketika kita lagi kehabisan uang, lalu ketika tiba-tiba orang tua di kampung halaman sakit, maka kita bisa menggunakan fasilitas paylater ini untuk membeli tiket pulang menengok orang tua," katanya.

Juru Bicara OJK Sekar Putih Djarot mengungkapkan masyarakat harus benar-benar mencermati biaya yang dibebankan ketika menggunakan fasilitas paylater. Di samping itu, perlu juga mengukur kemampuan membayar kewajiban yang harus dilunasi di kemudian hari.

"Paylater adalah bentuk utang. Pada dasarnya fitur untuk memudahkan membeli suatu produk atau jasa dengan cara menunda pembayaran atau berutang yang wajib dilunasi di kemudian hari," kata dia kepada CNBC Indonesia.

Lebih lanjut, dia juga membagikan tips dalam menggunakan paylater. Di antaranya adalah membatasi nilai pinjaman sesuai dengan kemampuan membayar, memahami kontrak perjanjian, dan melunasi dana pinjaman paylater tepat waktu untuk menghindari denda.

"Kemudian perhatikan suku bunga/biaya pada fitur paylater dan ketahui denda keterlambatan pengembalian dana pinjaman," pungkas dia.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Belanja Yuk, Pakai Paylater di Allo Bank Approval Instant


(dpu/dpu)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading