Pegangan Bunda! Emas Antam & Pegadaian Nyungsep Semua

My Money - Putu Agus Pransuamitra, CNBC Indonesia
18 September 2021 07:05
Pegawai merapikan emas batangan di Galeri 24 Pegadaian, Jakarta, Kamis (22/4/2021). Harga emas batangan yang dijual Pegadaian mengalami penurunan nyaris di semua jenis dan ukuran /satuan.  (CNBC Indonesia/Tri Susilo) Foto: Pegawai merapikan emas batangan di Galeri 24 Pegadaian, Jakarta, Kamis (22/4/2021). Harga emas batangan yang dijual Pegadaian mengalami penurunan nyaris di semua jenis dan ukuran /satuan. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. ambruk pada perdagangan Jumat kemarin (17/9), sementara pada perdagangan Sabtu ini (18/9) belum dibuka.

Pada perdagangan kemarin, tidak tanggung-tanggung, emas batangan yang dikenal dengan emas Antam ini nyemplung ke level terendah dalam lebih dari 5 bulan terakhir.

Melansir data dari situs resmi milik PT Antam, logammulia.com, harga emas batangan turun Rp 14.000/gram. Emas dengan berat 1 gram dijual Rp 918.000/batang, secara persentase jeblok 1,5%. Harga tersebut merupakan yang paling murah sejak 1 April lalu.

Harga emas dunia pada perdagangan Kamis juga jeblok hingga 2,2% ke US$ 1.753,39/troy ons, dan berada di level terendah dalam satu bulan terakhir. Jebloknya emas dunia tersebut menjadi pemicu ambrolnya emas Antam, bahkan ada yang memprediksi bisa berlanjut hingga pekan depan.

Penguatan tajam dolar AS dan kenaikan yield obligasi (Treasury) pascarilis data penjualan ritel membuat emas terpukul.

Pada Agustus 2021, penjualan ritel di Negeri Adidaya tumbuh 0,7% dibandingkan bulan sebelumnya (month-to-month/mtm). Jauh membaik ketimbang Juli 2021 yang minus 1,8% mtm. Juga jauh lebih baik dari konsensus pasar yang dihimpun Reuters dengan perkiraan minus 0,8%.

"Konsumsi di AS tidak berkurang sebanyak yang diperkirakan. Ekonomi masih bergeliat," ujar Chris Low, Kepala Ekonom FHN Financials yang berbasis di New York, seperti dikutip dari Reuters.

Rebound penjualan ritel tersebut membuat pengumuman kebijakan moneter bank sentral AS (The Fed) pekan depan kembali menarik, isu tapering [pengurangan pembelian aset oleh bank sentral The Fed] dalam waktu dekat yang sebelumnya sempat meredup kini kembali muncul.

"Emas mendapat pukulan yang besar. Dengan penguatan dolar AS dan kenaikan yield Treasury, investor yang memiliki posisi beli mulai keluar dari pasar," kata Bob Haberkorn, kepala strategi pasar di RJO Futures, sebagaimana dilansir CNBC International, Kamis (16/9).

Haberkorn juga melihat emas masih akan dalam tren turun hingga rapat kebijakan moneter bank sentral AS (The Fed) pekan depan. Hal itu bisa berubah seandainya ada situasi geopolitik yang mendukung, atau pun ada kejutan dari pernyataan pejabat elit The Fed.

Pegadaian

Adapun harga emas batangan di Pegadaian yang pada Kamis menguat tajam, di Jumat (17/9) malah berbalik berguguran. Pegadaian menjual 3 jenis emas Antam dan emas UBS, beberapa di antaranya ambrol.

SatuanHarga Antam RetroEmas Retro (Rp)Emas Retro (%)
0.5Rp488.000-Rp8.000-1,61%
1.0Rp915.000-Rp12.000-1,29%
1.06---
2.0Rp1.811.000-Rp24.000-1,31%
2.5---
2.13---
3.0Rp2.689.000-Rp37.000-1,36%
4.0---
4.25---
5.0Rp4.468.000-Rp61.000-1,35%
8.0---
10.0---
20.0---
25.0Rp22.073.000-Rp300.000-1,34%
50.0Rp44.066.000-Rp600.000-1,34%
100.0Rp88.053.000-Rp1.198.000-1,34%

Melansir data dari situs resmi Pegadaian, emas Antam jenis retro menjadi yang paling terpuruk. Emas ini tersedia mulai satuan 0,5 gram hingga 1.000 gram, semuanya ambrol lebih dari 1,2%. Emas dengan ukuran/satuan 0,5 gram yang paling parah, merosot hingga 1,6%.

Antam retro merupakan emas batangan kemasan lama di mana emas dan sertifikatnya terpisah. Emas Antam retro terakhir kali diproduksi pada tahun 2018.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Harga Emas Antam Hari Ini: Makin Mendekati Sejuta!


(tas/tas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading