Beli Emas 10 Tahun Lalu, Uang Anda Cuma Nambah 47,69%

Raditya Hanung,  CNBC Indonesia
12 June 2018 10:07
Gain sebesar itulah yang bisa anda dapatkan jika anda berinvestasi di instrumen logam mulia pada 10 tahun lalu.
Foto: REUTERS/Edgar Su
Jakarta, CNBC Indonesia - Dalam 10 tahun terakhir, harga emas memang cukup berfluktuatif. Sempat menanjak pesat hingga mencapai puncaknya pada 6 September 2011 di angka US$1.911,6/troy ounce, harga sang logam mulia kemudian amblas hingga hanya mampu berkutat di kisaran US$1.200-US$1.300/troy ounce saat ini.

Meski demikian, apabila dihitung dalam rentang 10 tahun terakhir, harga emas masih tercatat meningkat sebesar 47,69%. Gain sebesar itulah yang bisa anda dapatkan jika anda berinvestasi di instrumen logam mulia pada 10 tahun lalu.

Apabila dihitung secara rata-rata, keuntungan yang anda dapatkan hanyalah 4,77% per tahun. Dengan kata lain, jika inflasi mencapai 6% seperti di medio 2013-2015, maka tidak ada keuntungan riil yang bisa anda raih.

Lalu, kira-kira seberapa besar keuntungan secara nominal rupiah yang bisa anda dapatkan dengan berinvestasi emas selama 10 tahun? Pertama, perlu ditetapkan nilai konversi 1 troy ounce = 31,1035 gram, dan kurs Rp13.925/US$.

Berdasarkan asumsi dasar tersebut, per 1 gram emas yang anda beli pada 11 Juni 2008, maka keuntungan yang anda dapat hanya sekitar Rp 187.810 pada 11 Juni 2018. Jika dihitung reratanya, kira-kira hanya Rp 18.781 per tahun.

Namun, dengan tren harga emas di atas, harga emas malah tercatat menurun sebesar 5,65% dalam 5 tahun terakhir. Artinya, apabila anda mulai berinvestasi pada 11 Juni 2013, hari ini nilai emas anda masih lebih rendah, anda malah tidak akan mendapatkan gain.
(hps) Add as a preferred
source on Google
Next Article Tips Beli Emas Online Agar Tidak Tertipu


Most Popular
Features